Meeting Results: Osaka singkirkan Sabalenka, melaju ke perempat final Wimbledon perdana

Osaka Buka Jalan ke Perempat Final Wimbledon untuk Pertama Kalinya

Meeting Results – Di All England Club, London, pada Senin WIB, petenis Jepang Naomi Osaka mencatatkan keberhasilan besar setelah mengalahkan Aryna Sabalenka, pemain peringkat pertama dunia, dalam pertandingan babak keempat Wimbledon. Kemenangan Osaka dengan skor 6-2, 7-6(2) memakan waktu sekitar 1 jam 28 menit, mengakhiri deretan tiga kekalahan terus-menerus yang dialaminya melawan Sabalenka sepanjang musim 2026. Ini juga menjadi kemenangan pertama Osaka atas petenis Belarusia tersebut sejak US Open 2018.

Momen ini memiliki makna mendalam bagi Osaka, yang sebelumnya mengalami kekalahan berturut-turut dalam tiga pertandingan melawan Sabalenka. “Sudah lama sekali saya tidak merasa begitu menikmati pertandingan. Bisa melakukannya di sini benar-benar sangat berarti bagi saya,” ujarnya usai pertandingan, seperti yang dilaporkan oleh WTA. Ia menambahkan, “Saya datang ke pertandingan ini setelah kalah tiga kali berturut-turut darinya. Saya ingin membalikkan keadaan dan senang akhirnya memiliki kesempatan untuk melakukannya.”

“Saya merasa level permainan saya sangat rendah hari ini, sementara dia bermain dalam performa terbaiknya. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa dengan kondisi yang saya miliki hari ini, dan dia pantas meraih kemenangan,” kata Sabalenka, yang kalah dalam pertandingan tersebut. Meskipun tak bisa melangkah lebih jauh di Wimbledon, pemain asal Belarusia itu tetap mempertahankan posisi sebagai pemain peringkat satu dunia setelah Elena Rybakina tergusur di babak ketiga.

Kemenangan Osaka di babak ini tidak hanya membuka jalan ke perempat final, tapi juga memperkuat reputasinya sebagai atlet yang konsisten di permukaan lapangan rumput. Sebelumnya, ia mencatatkan delapan kemenangan dari sembilan pertandingan di lapangan tersebut musim ini, menciptakan rekor kemenangan terbanyak di satu musim sejak awal kariernya. Penampilan ini berdampak langsung pada kepercayaan dirinya, terutama setelah ia kalah dalam tiga pertandingan berturut-turut melawan Sabalenka sepanjang musim 2026.

Setelah ketinggalan di set pertama, Osaka menunjukkan dominasi yang luar biasa dengan merebut lima gim beruntun, mempercepat penyelesaian set pertama dalam waktu sekitar 30 menit. Namun, Sabalenka mencoba bangkit pada set kedua dan mengamankan pertandingan hingga tie-break. Kedua pemain saling bertahan dalam pelayanan hingga skor 6-6, memicu penundaan babak penentuan. Di tie-break, Osaka tampil lebih tenang dan menunjukkan ketenangan yang membuatnya memperoleh match point kedua.

Delapan ace yang ia buat selama pertandingan menjadi faktor penting dalam mendukung performa unggulnya. Ace tersebut menunjukkan keahlian teknik dan kontrol atas bola yang menjadi keunggulan Osaka di lapangan rumput. Kemenangan ini juga menjadi penanda penting dalam kariernya, mengingat sebelumnya ia mengalami kekalahan berturut-turut melawan Sabalenka, yang kini kehilangan catatan 14 penampilan beruntun di perempat final turnamen Grand Slam sejak US Open 2022.

Sementara itu, kekalahan Sabalenka ini menjadi kekalahan straight set pertama yang dialaminya di ajang Grand Slam sejak US Open 2020. Pemain berusia 25 tahun itu mengakui bahwa ia belum mampu mengejar permainan Osaka dalam pertandingan tersebut. “Saya merasa level permainan saya sangat rendah hari ini, sementara dia bermain dalam performa terbaiknya,” ujarnya. “Saya sudah melakukan semua yang bisa saya lakukan dengan kondisi yang saya miliki hari ini, dan dia pantas meraih kemenangan.”

Osaka, yang berusia 28 tahun, mencatatkan sejarah baru dalam kariernya dengan menjadi petenis putri Jepang ketiga yang mencapai perempat final Wimbledon di era modern tenis atau Open. Sebelumnya, Kimiko Date dan Ai Sugiyama adalah dua pemain yang berhasil meraih babak tersebut. Kemenangan ini merupakan kesempatan besar baginya untuk memperkuat posisi di babak perempat final, di mana ia akan menghadapi Karolina Muchova dalam pertemuan ketujuh mereka. Pertandingan tersebut juga menjadi ulangan dari final Bad Homburg pekan lalu, ketika Osaka terpaksa menyerah karena cedera.

Persiapan menuju perempat final ini memberi peluang bagi Osaka untuk mengukir nama di sejarah Wimbledon. Sebagai pemain dengan pengalaman berlimpah di lapangan rumput, ia memiliki potensi untuk menorehkan nama di babak perempat final, terutama setelah menunjukkan performa konsisten di lapangan tersebut musim ini. Meski Sabalenka tetap mempertahankan status sebagai pemain peringkat satu dunia, kekalahan ini menjadi titik balik dalam perjalanan mereka di turnamen ini.

Kemenangan Osaka di All England Club bukan hanya tentang mengalahkan Sabalenka, tapi juga tentang menegaskan keunggulan di permukaan yang ia anggap sebagai tempat kenyamanannya. Performa luar biasa ini memberi petunjuk bahwa ia bisa menyaingi pelaku-pelaku besar di kompetisi internasional. Sementara Sabalenka akan kembali ke lapangan untuk memperbaiki kekurangan dalam pertandingan hari ini, ia tetap bangga atas usaha yang telah ia berikan.

Dalam konteks keseluruhan turnamen, keberhasilan Osaka menciptakan momen bersejarah yang menggembirakan bagi penggemar tenis di Jepang. Ini menunjukkan bahwa ia masih memiliki kekuatan besar di Wimbledon, meskipun mungkin ada perubahan dinamika dari para lawan yang lebih tangguh. Kemenangan ini juga menjadi langkah penting dalam membangun kepercayaan dirinya di lapangan rumput, yang sebelumnya sempat mengalami keengganan akibat penyesuaian strategi dan kondisi fisik.

Sebagai pembuka babak perempat final, pertandingan antara Osaka dan Muchova akan menjadi ujian terbesar untuk konsistensi pemain Jepang tersebut. Pertemuan ketujuh mereka di Wimbledon memberi peluang untuk mengukir kemenangan penting di turnamen bergengsi ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *