Sinner melaju ke perempat final Wimbledon untuk kelima kali beruntun
Sinner Berhasil Melaju ke Perempat Final Wimbledon untuk Kelima Kali Beruntun
Sinner melaju ke perempat final Wimbledon – Dari Jakarta, petenis nomor satu dunia Jannik Sinner berhasil melaju ke babak delapan besar Wimbledon 2026 setelah mengalahkan Shintaro Mochizuki, petenis kualifikasi dari Jepang, dalam laga babak keempat. Kemenangan berupa skor 6-3, 7-6(0), dan 6-3 ini memastikan Sinner memasuki perempat final untuk kesekian kalinya secara beruntun. Sejak menang di babak pertama, pemain asal Italia tersebut telah mencatatkan tiga kemenangan berturut-turut tanpa kehilangan satu set pun, menunjukkan dominasi konsisten di turnamen bersejarah tersebut.
Kemenangan Tidak Mudah di Babak Pertama
Di babak pertama, Sinner sempat menghadapi tantangan berat saat harus mengatasi Miomir Kecmanovic dalam pertandingan yang berlangsung cukup sengit. Setelah mengalami kepayahan awal, ia tampil lebih percaya diri, memperoleh keunggulan dalam set kedua dan ketiga. Pada gim kedua, Sinner bahkan menyelamatkan satu break point sebelum mematahkan servis lawan dua kali, memperkuat posisinya di babak perempat final. Pemain 24 tahun ini menunjukkan kemampuan beradaptasi yang luar biasa, terutama setelah atap Centre Court ditutup saat skor 4-4 di set kedua.
“Ini pertama kalinya kami bertanding, jadi saya tidak tahu persis apa yang akan dihadapi. Saya mencoba menangani situasi sedikit lebih baik darinya dan berhasil melakukannya,” ujar Sinner, dikutip dari ATP. “Dia pemain yang luar biasa. Berasal dari babak kualifikasi dan mampu bermain pada level setinggi ini dalam waktu yang lama sungguh mengesankan. Saya hanya mendoakan yang terbaik untuknya. Dia dan seluruh timnya patut bangga.”
Di babak ketiga, Sinner semakin memperlihatkan kekuatannya, mengantarkan ia meraih kemenangan dalam waktu dua jam 25 menit. Pemain tersebut mencatatkan 44 winner selama pertandingan dan menggagalkan seluruh lima break point yang dihadapinya. Kemampuan bermain variatif Mochizuki di lapangan rumput menjadi tantangan, tetapi Sinner berhasil mengimbangi dengan strategi agresif.
“Dia sangat menyulitkan, terutama di permukaan ini. Permainannya sangat cocok karena posturnya rendah. Namun secara keseluruhan saya mencoba bermain sedikit lebih agresif,” tambah Sinner. “Saya memiliki beberapa peluang pada set kedua, tetapi tidak bisa memanfaatkannya. Meski begitu, saya sangat senang dengan penampilan hari ini. Saya berusaha berkembang setiap hari dan menjadi sedikit lebih baik.”
Rekor Menang yang Memukau
Menurut data dari ATP, Sinner kini mengoleksi catatan menang-kalah 24-4 di Wimbledon. Ini adalah pencapaian luar biasa, mengingat sebelumnya ia menjadi petenis ke-11 pada era modern atau Open yang mampu mencapai perempat final lima kali berturut-turut. Di antara pemain aktif, ia menempati urutan kedua setelah Novak Djokovic, yang telah mengukir rekor serupa sebelumnya.
Kemenangan di babak keempat ini menandai kelima kali beruntun Sinner memasuki babak delapan besar Wimbledon. Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan konsistensi luar biasa, tetapi juga menegaskan dominasi Sinner di turnamen yang biasanya dianggap sebagai salah satu tempat paling berkompetisi di dunia tenis. Meski berada di perempat final, ia tetap menekankan bahwa perjalanan ke babak tersebut masih dianggap sebagai tantangan yang signifikan.
Kesiapan Menghadapi Struff
Dalam babak perempat final, Sinner akan menghadapi Jan-Lennard Struff, petenis Jerman yang lolos setelah Hubert Hurkacz mengundurkan diri di babak keempat. Struff, yang berusia 36 tahun, menorehkan skor 3-6, 6-7(5), 7-6(2), 7-5, 4-2 sebelum memutuskan untuk menyerah. Pemain berusia 34 tahun itu terkenal dengan permainan agresif dan servis yang sangat kuat, membuat Sinner harus waspada.
“Dia pemain yang sangat agresif dan memiliki servis yang sangat keras. Kita lihat nanti. Yang terpenting sekarang adalah beristirahat dan memikirkan pertandingan itu besok,” ujar Sinner. “Saya sangat menghormatinya. Kami sudah beberapa kali bertemu. Terakhir kali di lapangan rumput Halle dan itu pertandingan yang sangat ketat. Jadi kita lihat saja nanti.”
Sinner mengakui bahwa pertandingan melawan Struff akan menjadi ujian baru, terutama karena permainan lawan yang berbeda dari sebelumnya. Namun, ia yakin bahwa persiapan dan pengalaman di babak sebelumnya akan menjadi bekal untuk menghadapi lawan berikutnya. Dengan rekor menang yang terus meningkat, Sinner semakin dekat dengan ambisi mempertahankan gelarnya di Wimbledon 2025.
Pertandingan perempat final menjadi momen penting bagi Sinner, karena ia mencoba mempertahankan momentum kemenangan di lapangan rumput yang memang dikenal sebagai tempat paling berat dalam turnamen. Selama babak keempat, Sinner menunjukkan kemampuan mengendalikan permainan, terutama dalam situasi yang berat. Dengan konsistensi ini, peluangnya untuk melangkah lebih jauh menjadi semakin terbuka.
Di sisi lain, kemenangan Sinner menggambarkan perjalanan yang mulai berubah menjadi kisah nyata. Dari seorang pemain muda yang belum lama meraih gelar juara, kini ia menjadi bintang tenis dunia yang bisa mempertahankan performa tinggi di berbagai kondisi pertandingan. Keberhasilannya mencapai perempat final lima kali berturut-turut menegaskan bahwa ia bukan hanya unggul dalam kecepatan, tetapi juga dalam ketahanan mental dan kualitas teknik.
Dengan catatan kemenangan yang mengesankan, Sinner menunjukkan bahwa ia sudah siap menghadapi tantangan yang lebih besar. Namun, ia tetap rendah hati, mengingat pertandingan melawan Mochizuki sebagai pengalaman yang berharga. Kini, fokusnya terpusat pada perempat final, di mana ia akan menantang Struff, seorang lawan yang dikenal dengan daya tahan dan keuletan dalam pertandingan.
Sambil menyiapkan diri untuk babak berikutnya, Sinner menegaskan bahwa target utamanya tetap menjadi juara. Konsistensi di lapangan rumput Wimbledon selama lima tahun terakhir menunjukkan bahwa ia memiliki permainan yang cocok dengan kondisi permukaan tersebut. Pemain berusia 24 tahun ini juga menyadari bahwa setiap pertandingan adalah peluang untuk terus berkembang, sekaligus menjadi bagian dari