Key Strategy: Ibas: Demokrat harus terus perkuat pengabdian kepada masyarakat
Ibas: Demokrat harus terus perkuat pengabdian kepada masyarakat
Key Strategy – Pacitan, Jawa Timur (ANTARA) – Edhie Baskoro Yudhoyono, yang akrab disapa Ibas, menegaskan bahwa Partai Demokrat perlu terus meningkatkan komitmen dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa upaya ini penting untuk mendukung perkembangan nasional dan mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Ibas saat menghadiri acara Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Gelombang II yang diikuti oleh seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk provinsi dan kabupaten/kota. Kegiatan yang berlangsung di Museum & Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, pada hari Minggu (5/7), dihadiri oleh sejumlah peserta dari seluruh penjuru negeri.
Motivasi melalui Tema “Only The Strong”
Dalam sambutannya, Ibas menegaskan bahwa tema “Only The Strong” bukan sekadar slogan semata, melainkan semangat yang mendorong seluruh anggota partai untuk tetap berpegang pada prinsip layanan rakyat. “Tema ini menjadi penyemangat bagi kita untuk memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat,” ujarnya. Menurut Ibas, kader Partai Demokrat harus menjadi bagian aktif dari proses pembangunan, sekaligus memastikan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang kurang beruntung.
“Tema Only The Strong bukan sekadar slogan, melainkan semangat bagi seluruh kader untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat,” kata Ibas dalam Bimteknas Gelombang II di Museum & Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, Minggu (5/7), sebagaimana siaran pers yang diterima di Tulungagung, Senin.
Peran Partai Demokrat dalam kebijakan politik
Ibas juga menyoroti pengalaman Partai Demokrat dalam berbagai posisi politik. Ia mengatakan, partai ini pernah memimpin pemerintahan, menjadi mitra kritis di luar pemerintahan, hingga kini terus mendukung program pemerintahan saat ini. “Dengan berbagai peran tersebut, Partai Demokrat terus berusaha memberikan kontribusi maksimal, baik dalam menjalankan kebijakan maupun memastikan keadilan dalam pelayanan publik,” jelasnya. Ia menekankan bahwa tantangan terbesar adalah bagaimana mempertahankan konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Partai Demokrat pernah menjadi bagian dari pemerintahan, pernah menjadi mitra kritis, dan kini mendukung pemerintahan. Tinggal bagaimana kita tetap istiqamah memperjuangkan rakyat,” katanya.
Ibas menambahkan bahwa partai ini memiliki visi jangka panjang yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi angka kemiskinan, menciptakan lapangan kerja baru, serta memastikan pembangunan berkelanjutan. “Kesejahteraan rakyat adalah tujuan utama dari eksistensi Partai Demokrat, baik dalam konteks kebijakan nasional maupun kegiatan lokal,” ujarnya. Dalam menjalankan tugas tersebut, ia menegaskan bahwa anggota DPRD harus selalu menjunjung tinggi kejujuran dan profesionalisme dalam setiap langkah yang diambil.
Memperkuat keberadaan di tengah masyarakat
Ibas mengingatkan bahwa setiap kader Partai Demokrat harus aspiratif, karena status sebagai anggota DPR tidak bisa diperoleh tanpa dukungan rakyat. “Kalau tidak dipilih rakyat, kita tidak bisa menjadi anggota DPR. Karena itu, kita harus terus memperjuangkan keinginan masyarakat dan membantu mereka melalui tindakan nyata,” tambahnya. Hal ini menggambarkan komitmen partai untuk selalu responsif terhadap kebutuhan rakyat, baik melalui kebijakan maupun partisipasi langsung di lapangan.
“Kita harus aspiratif. Kalau tidak dipilih rakyat, kita tidak bisa menjadi anggota DPR. Karena itu, perjuangkan aspirasi rakyat dan bantu mereka melalui kerja nyata,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ibas meminta seluruh kader untuk terus meningkatkan kapasitas diri, termasuk dalam menghadapi dinamika politik yang kompleks. Ia juga berharap setiap anggota bisa menjaga kesantunan dalam berkomunikasi, baik dengan rekan sejawat maupun masyarakat umum. “Membangun kepercayaan publik adalah kunci dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat,” paparnya. Dalam konteks ini, ia menekankan bahwa integritas dan kesadaran akan tanggung jawab adalah aset berharga yang perlu dijaga.
Dukungan terhadap Kader dan Visi Nasional
Menurut Ibas, Partai Demokrat merupakan partai yang menggabungkan nilai nasionalis dan religius. “Kita ingin menjadi bagian dari pembangunan dan memastikan kesejahteraan rakyat benar-benar dirasakan. Itulah tujuan kita bernegara dan cita-cita Partai Demokrat,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, meskipun dalam berbagai posisi politik. Dukungan terhadap kader yang mendapat amanah di pemerintahan menjadi bagian dari strategi partai untuk menjaga keberlanjutan ide-ide yang telah dibangun selama ini.
“Kita ingin menjadi bagian dari pembangunan dan memastikan kesejahteraan rakyat benar-benar dirasakan. Itulah tujuan kita bernegara dan cita-cita Partai Demokrat,” ujarnya.
Ibas menyampaikan ajakan untuk seluruh anggota DPRD Partai Demokrat tetap bersinergi dalam menyukseskan program Presiden Prabowo Subianto. “Kader harus menjadi penjaga kebijakan yang adil, sekaligus menjadi penggerak dalam mewujudkan harapan rakyat,” katanya. Dalam rangka menyukseskan program pemerintahan, Ibas meminta anggota fraksi untuk terus memperkuat hubungan dengan masyarakat, agar dapat memahami kebutuhan aktual yang dihadapi oleh warga.
Prioritas Partai Demokrat dalam Pembangunan
Menurut Ibas, Partai Demokrat memiliki fokus utama pada pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan yang berkelanjutan. “Pertumbuhan ekonomi adalah pondasi utama untuk memastikan kesejahteraan, sementara pengentasan kemiskinan memperkuat keterjangkauan layanan bagi seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa partai ini tidak hanya mengejar kekuasaan, tetapi juga memastikan bahwa hasil kebijakan bisa dirasakan secara nyata oleh rakyat.
“Partai Demokrat merupakan partai nasionalis religius yang mengedepankan pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Dalam konteks ini, Ibas mengingatkan bahwa setiap kader harus terus meningkatkan kemampuan diri, agar bisa menjadi pilar yang kuat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Kita harus selalu memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi rakyat, serta mem