ASITA NTT siap kolaborasi dengan Pemda promosikan pariwisata daerah

ASITA NTT Siap Kolaborasi dengan Pemda untuk Promosi Pariwisata Daerah

ASITA NTT siap kolaborasi dengan Pemda – Kupang, Nusa Tenggara Timur — Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) cabang NTT menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerja sama strategis dengan pemerintah daerah. Langkah ini diambil guna memperkuat upaya promosi pariwisata di wilayah tersebut, khususnya dalam menghadapi kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan. Dengan demikian, pemasaran destinasi wisata di NTT dapat terus berkembang meskipun terdapat pembatasan anggaran. ASITA NTT siap kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

Ketua ASITA NTT, Oyan Kristian, menyampaikan bahwa asosiasi tersebut terbuka untuk berpartisipasi dalam berbagai festival yang diselenggarakan oleh kabupaten dan kota di seluruh NTT. Ia menegaskan bahwa asosiasi siap dilibatkan apabila Dinas Pariwisata setempat mengundang untuk mendukung kegiatan promosi dan pemasaran. Pernyataan ini disampaikan pada Rabu di Kupang, saat menghadiri Rapat Koordinasi Sinkronisasi Kegiatan Pariwisata NTT yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan industri pariwisata.

“ASITA NTT membuka diri untuk berkolaborasi dalam seluruh festival yang diselenggarakan di kabupaten dan kota di NTT. Kami siap terlibat jika Dinas Pariwisata mengundang kami untuk mendukung promosi dan pemasaran,” kata Oyan Kristian.

Oyan Kristian yang hadir dalam pertemuan koordinasi tersebut bersama para kepala dinas pariwisata dari seluruh kabupaten dan kota di NTT serta mitra pelaku industri pariwisata, juga menegaskan sikap asosiasi terkait pembiayaan. ASITA tidak mempermasalahkan masalah biaya, bahkan apabila harus menanggung sendiri pengeluaran untuk mengikuti berbagai festival daerah yang diselenggarakan. Sikap proaktif ini menunjukkan komitmen asosiasi terhadap pengembangan pariwisata di tingkat daerah.

Komodo Travel Mart Kembali Digelar pada 2027

Selain kolaborasi festival, ASITA NTT juga mendorong pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota untuk bersama-sama menggelar kembali Komodo Travel Mart. Acara penting ini sempat ditunda pelaksanaannya pada tahun 2025 dan 2026 akibat penerapan kebijakan efisiensi anggaran. Oyan Kristian mengungkapkan harapan agar Komodo Travel Mart dapat kembali diselenggarakan pada tahun 2027 melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Kehadiran acara ini diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan dari berbagai wilayah.

“Kami berharap Komodo Travel Mart dapat kembali digelar pada 2027 melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Saya juga mengusulkan agar penyelenggaraannya dipusatkan di Sumba dengan melibatkan empat kabupaten di wilayah tersebut,” ujarnya.

Komodo Travel Mart merupakan ajang strategis yang mempertemukan pelaku industri pariwisata untuk mempromosikan paket wisata dan destinasi unggulan NTT kepada pasar nasional maupun internasional. Pengusulan lokasi di Sumba diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi empat kabupaten di wilayah tersebut. Acara ini menjadi momentum penting bagi pengembangan pariwisata di Nusa Tenggara Timur.

Kolaborasi dengan Jaringan Hotel Archipelago Group

ASITA NTT juga menyiapkan berbagai bentuk kolaborasi promosi lainnya. Salah satu inisiatif penting adalah kerja sama dengan jaringan hotel Archipelago Group yang memiliki properti di NTT. Jaringan ini mencakup merek-merek ternama seperti Aston, Neo, dan Harper yang tersebar di berbagai lokasi di Nusa Tenggara Timur. Kolaborasi ini membuka peluang promosi yang lebih luas bagi destinasi wisata di wilayah tersebut.

“Melalui jaringan ini, promosi destinasi NTT dapat dilakukan di Jakarta, Surabaya, dan Bali tanpa membutuhkan biaya besar,” katanya.

Kolaborasi dengan Archipelago Group memungkinkan promosi destinasi wisata NTT dilakukan di kota-kota besar tanpa memerlukan pengeluaran yang signifikan. Hal ini sejalan dengan semangat efisiensi anggaran yang sedang diterapkan. Dengan memanfaatkan jaringan hotel yang sudah ada, asosiasi dapat menjangkau pasar potensial di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini menunjukkan bahwa ASITA NTT siap kolaborasi dengan berbagai sektor untuk memajukan pariwisata daerah.

Kesiapan ASITA NTT untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah ini merupakan langkah positif dalam mengembangkan pariwisata di Nusa Tenggara Timur. Dengan berbagai inisiatif yang telah disiapkan, termasuk festival, Komodo Travel Mart, dan kerja sama dengan jaringan hotel, asosiasi optimis dapat membantu memperluas pemasaran destinasi wisata di tengah tantangan efisiensi anggaran yang ada. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan pertumbuhan sektor pariwisata di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *