Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana NTT
Pemandanganindah.com – Bandara Sultan Hasanuddin salurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi, bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan. General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menyampaikan langsung komitmen tersebut di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Selasa. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah menjadi bagian dari operasional bandara.
“Ini adalah bentuk kepedulian terhadap korban gempa bumi di NTT melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan,” ujar Ruly Artha.
Dukungan Kantor Pusat PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) menjadi landasan bagi bandara untuk berpartisipasi aktif dalam penghimpunan dan distribusi bantuan. Ruly Artha menekankan bahwa keterlibatan bandara bukan sekadar seremonial, melainkan respons nyata terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat. Ia juga mengapresiasi sinergi antara Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Forkopimda Sulsel, Lanud Sultan Hasanuddin, serta berbagai pemangku kepentingan lain yang bergerak bersama membantu korban gempa.
Logistik dan Jenis Bantuan yang Dikirim
Bantuan yang dikumpulkan mencakup popok bayi, selimut, makanan siap saji, air minum kemasan, serta kebutuhan pokok (sembako) untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama masa pemulihan pascabencana. Pengiriman dilakukan dengan dukungan Lanud Sultan Hasanuddin menggunakan pesawat angkut Hercules, yang memungkinkan pengiriman dalam jumlah besar secara cepat dari Sulawesi Selatan ke Nusa Tenggara Timur.
Setibanya di Kupang, bantuan didistribusikan melalui Lanud El Tari menuju sejumlah titik distribusi utama, termasuk Labuan Bajo, Nabire, dan Maumere. Rantai logistik ini dirancang agar bantuan tiba tepat waktu di wilayah yang paling membutuhkan, mengingat akses darat ke beberapa daerah terdampak masih terbatas akibat kerusakan infrastruktur pascagempa.
“Alhamdulillah hari ini kita mengirimkan bantuan kemanusiaan. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Forkopimda dan teman-teman semua. Kurang lebih 25 ton lebih bantuan telah terkumpul, termasuk ratusan kilogram obat-obatan,” kata Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas lembaga dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan. Ia menegaskan bahwa semangat solidaritas antardaerah menjadi kunci agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan merata bagi seluruh korban bencana di NTT.
Tanya Jawab: Bandara Sultan Hasanuddin Salurkan Bantuan
Apakah Bandara Sultan Hasanuddin salurkan bantuan secara rutin? Bandara Internasional Sultan Hasanuddin secara berkala menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program CSR, terutama saat terjadi bencana alam di wilayah lain. Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan Forkopimda setempat dan didukung oleh Kantor Pusat PT Angkasa Pura Indonesia (Persero).
Bagaimana mekanisme pengiriman bantuan ke NTT? Bantuan diangkut menggunakan pesawat Hercules dari Lanud Sultan Hasanuddin menuju Kupang, lalu didistribusikan melalui Lanud El Tari ke titik-titik seperti Labuan Bajo, Nabire, dan Maumere. Mekanisme udara dipilih karena kecepatan dan jangkauan yang lebih baik dibanding jalur darat, terutama saat infrastruktur darat rusak.
Jenis bantuan apa yang dikirim? Paket bantuan meliputi popok bayi, selimut, makanan, air minum, sembako, serta ratusan kilogram obat-obatan. Total bantuan yang terkumpul mencapai kurang lebih 25 ton, menghimpun partisipasi Forkopimda Sulsel dan berbagai pihak.

