Key Strategy: Rutan Situbondo digeledah, petugas tak temukan narkoba

Rutan Situbondo digeledah, petugas tak temukan narkoba

Razia gabungan di Rutan Situbondo berjalan lancar tanpa menemukan barang terlarang

Key Strategy – Di tengah upaya memperkuat pengawasan terhadap tahanan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur mengadakan operasi penggeledahan rutin di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Situbondo. Kejadian ini terjadi pada Jumat (29/5) malam, dengan melibatkan sejumlah petugas dari lembaga penegak hukum. Hasil dari penggeledahan menyeluruh ini menunjukkan bahwa tidak ada narkoba, telepon seluler ilegal, atau senjata tajam yang ditemukan.

Menurut Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, M. Ulin Nuha, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjamin lingkungan pemasyarakatan tetap aman, teratur, dan bebas dari penggunaan barang-barang yang dilarang. “Razia ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, di mana tahanan dapat menjalani hukuman tanpa gangguan dari kegiatan kriminal di luar penjara,” ujarnya. Ulin Nuha menjelaskan bahwa selain memeriksa narkoba, operasi ini juga fokus pada pengendalian penggunaan telepon seluler tanpa izin dan praktik pungutan liar yang sering terjadi di dalam institusi pemasyarakatan.

“Penggeledahan ini merupakan bentuk sinergi antara pihak pemasyarakatan dan lembaga kepolisian serta TNI dalam menjaga ketertiban dan keamanan di dalam Rutan Situbondo,” kata Ulin. Ia menambahkan bahwa program halinar (pemberantasan telepon seluler ilegal, pungutan liar, dan narkoba) ini dilaksanakan secara berkala guna mencegah terjadinya tindakan korupsi atau penyalahgunaan wewenang oleh petugas dan tahanan.

Razia yang digelar pada malam Jumat tersebut melibatkan anggota Polres Situbondo, Subdenpom V/3-5 Situbondo, serta Kodim 0823 Situbondo. Kombinasi kekuatan dari tiga lembaga ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam mengawasi aktivitas tahanan. Ulin Nuha menegaskan bahwa penggeledahan dilakukan secara profesional, humanis, dan sesuai dengan protokol yang berlaku, sekaligus memastikan bahwa keamanan dan ketertiban di dalam Rutan Situbondo tidak terganggu selama proses pemeriksaan.

Menurut Ulin, kegiatan penggeledahan ini dimulai sejak pukul 19.00 hingga 23.00. Selama masa operasi, petugas memeriksa setiap kamar hunian tahanan, area kantor, dan ruang khusus seperti penyimpanan barang. Setiap langkah diambil dengan hati-hati untuk meminimalkan risiko terhadap kenyamanan para tahanan. Dalam prosesnya, petugas juga memastikan bahwa semua alat komunikasi yang ditemukan telah memiliki izin resmi.

Penggeledahan menyeluruh ini merupakan bagian dari upaya rutin dalam menjaga kebersihan lingkungan tahanan. Ulin Nuha menyebutkan bahwa sebelumnya, beberapa kasus ditemukan di Rutan Situbondo, seperti penggunaan telepon seluler tanpa izin dan pungutan liar. Namun, hasil dari razia hari itu menunjukkan bahwa kondisi saat ini lebih baik dibandingkan sebelumnya. “Tidak ada bukti kuat bahwa narkoba atau senjata tajam berada di dalam Rutan Situbondo selama operasi,” terangnya.

Menurut laporan, sebelumnya Rutan Situbondo kerap menjadi tempat penyelundupan barang-barang terlarang. Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir, terdapat laporan tentang adanya kegiatan bisnis ilegal yang melibatkan tahanan. Dengan razia ini, para petugas ingin memastikan bahwa tahanan tidak melakukan transaksi terlarang di dalam institusi. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan efek jera kepada tahanan dan petugas, serta mencegah kejahatan di luar penjara,” tambah Ulin.

Sebagai bentuk pengawasan, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen yang diperlukan selama proses pemasyarakatan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bukti bahwa ada tahanan yang melakukan aktivitas kriminal di luar lingkungan penjara. Meski demikian, Ulin menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.

Kegiatan razia ini juga dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan. Sejumlah warga binaan menyampaikan bahwa mereka merasa lebih aman dan nyaman karena operasi penggeledahan dilakukan secara rutin. “Sejak razia ini, kami merasa lebih diawasi, sehingga tidak ada kesempatan untuk melakukan kejahatan,” kata salah satu tahanan yang ditemui dalam wawancara.

Menurut Ulin Nuha, penggeledahan di Rutan Situbondo juga memberikan pelajaran bagi petugas pemasyarakatan. “Ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kita tentang pentingnya pengawasan internal dan eksternal,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa sinergi antara berbagai lembaga kepolisian dan TNI akan terus ditingkatkan guna menciptakan lingkungan penjara yang lebih baik.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah semakin giat melakukan razia di berbagai rumah tahanan di Jawa Timur. Penggeledahan tersebut tidak hanya terfokus pada narkoba, tetapi juga mencakup pemeriksaan terhadap aktifitas tahanan lainnya, seperti penggunaan telepon seluler ilegal dan pengumpulan pungutan liar. Ulin Nuha menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari keterlibatan seluruh stakeholder yang terkait.

Keberhasilan dalam razia kali ini memberikan pengaruh positif terhadap kondisi Rutan Situbondo. Tidak hanya menjaga keamanan, razia tersebut juga meningkatkan rasa percaya diri para tahanan bahwa mereka diperlakukan secara adil dan transparan. “Kami berharap hasil ini dapat menjadi contoh bagi Rutan-Rutan lainnya di Jawa Timur,” ujar Ulin. Ia menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan h

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *