Special Plan: Daop 6 Yogyakarta mencatat lonjakan penumpang KA capai 42.692 orang
Daop 6 Yogyakarta Catat Penumpang Kereta Api Meningkat 17 Persen Selama Libur Panjang
Special Plan – Yogyakarta, Sabtu (30/5) – Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api selama libur panjang akhir pekan. Masa libur ini bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H dan Hari Lahir Pancasila, yang berdampak signifikan pada mobilitas masyarakat. Total penumpang yang melakukan perjalanan, baik yang berangkat maupun tiba di stasiun-stasiun dalam wilayah Daop 6, mencapai 42.692 orang.
Penumpang Berangkat dan Tiba Meningkat
Menurut Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 19.777 orang, sementara yang tiba di stasiun dalam daerah operasional tersebut sebanyak 22.915 orang. “Dengan memasuki akhir pekan yang jatuh pada libur nasional Hari Lahir Pancasila, minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi terus bertumbuh,” jelas Feni. Ia menambahkan bahwa adanya peningkatan ini mencerminkan tren mobilitas yang naik hampir 17 persen dibandingkan hari Sabtu biasanya.
“Kenaikan persentase penumpang selama periode ini menunjukkan adanya kebutuhan yang lebih tinggi terhadap transportasi darat dan udara,” ujar Feni. “Dengan adanya libur nasional, lebih banyak orang memilih untuk melakukan perjalanan jarak jauh, baik untuk kembali ke kampung halaman maupun mengunjungi destinasi liburan.”
Menurut data yang dihimpun, arus penumpang masih dominan terjadi di jalur penerimaan, yang berarti lebih banyak orang tiba di stasiun Daop 6 daripada yang meninggalkannya. Namun, Feni memperkirakan bahwa keberangkatan akan mengalami lonjakan signifikan seiring berjalannya waktu. “Puncak arus balik diharapkan terjadi pada Senin (1/6), dimana ratusan penumpang akan bergerak dari berbagai titik wilayah,” katanya.
Penambahan Rangkaian Kereta Api untuk Mengatasi Lonjakan
Dalam upaya mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 telah mengambil langkah strategis dengan menambahkan tujuh rangkaian kereta api (KA) baru. Penambahan ini mencakup berbagai kelas, mulai dari ekonomi hingga eksekutif, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang beragam. “KA tambahan ini dirancang agar bisa memberikan solusi bagi para calon penumpang yang ingin mengatur perjalanan dengan lebih nyaman,” tambah Feni.
“Dengan menambahkan layanan KA, KAI berharap mampu meringankan beban transportasi selama masa libur panjang. Penumpang bisa memilih jalur yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka, baik untuk keberangkatan maupun penerimaan,” kata Feni.
KA tambahan yang dioperasikan meliputi beberapa relasi utama, seperti KA Sancaka Fakultatif yang menghubungkan Yogyakarta dengan Surabaya Gubeng. Selain itu, KA Batavia terhubung ke relasi Solo Balapan-Gambir, sementara dua rangkaian KA tambahan akan melayani rute Yogyakarta-Gambir dan Solo Balapan-Bandung. Ada juga KA tambahan yang mengakomodir rute Lempuyangan-Pasarsenen. “Penambahan ini merupakan upaya untuk memastikan kenyamanan selama perjalanan dan mengurangi kemacetan,” jelas Feni.
Imbauan untuk Calon Penumpang
KAI Daop 6 mengimbau seluruh calon penumpang untuk memperhatikan jadwal keberangkatan secara cermat. “Masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan ke stasiun agar tidak terlewat, terutama karena kemungkinan besar akan terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas jalan raya selama libur panjang,” tambah Feni.
“Untuk menghindari keterlambatan, calon penumpang sebaiknya memastikan tiket mereka sudah diperoleh sebelum hari H. Selain itu, pemanfaatan layanan resmi sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko pembelian tiket yang tidak valid,” tutur Feni.
Lebih lanjut, Feni menekankan pentingnya penggunaan aplikasi Access by KAI, situs web resmi KAI, serta mitra resmi lainnya sebagai cara paling aman untuk memperoleh tiket. “Dengan layanan tersebut, penumpang bisa memastikan perjalanan mereka lancar tanpa hambatan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kepadatan lalu lintas di jalan raya, khususnya di sekitar stasiun besar.
Menurut catatan KAI Daop 6, ada sekitar 24.308 penumpang yang dijadwalkan berangkat pada Senin (1/6) mendatang. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga hari-hari berikutnya, terutama saat keberangkatan masif terjadi. “Kenaikan jumlah penumpang pada hari pertama libur memperlihatkan adanya permintaan tinggi, sehingga penambahan KA menjadi kebutuhan mendesak,” jelas Feni.
Dalam konteks ini, KAI Daop 6 juga menyiapkan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan operasional kereta api berjalan lancar. “Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas stasiun, baik untuk keberangkatan maupun penerimaan, guna memenuhi kapasitas yang dibutuhkan,” tambah Feni. Ia menambahkan bahwa keberhasilan dalam mengelola arus penumpang ini akan sangat bergantung pada kerja sama yang baik antara KAI dan masyarakat.
Dengan adanya libur panjang, aktivitas transportasi di Daop 6 Yogyakarta menjadi lebih dinamis. Mobilitas penumpang yang meningkat menyebabkan kebutuhan untuk mengoptimalkan layanan kereta api menjadi lebih besar. “Kami berharap dengan adanya KA tambahan, para penumpang dapat merasa lebih nyaman dalam melakukan perjalanan,” pungkas Feni. Selain itu, ia juga berharap masyarakat mampu memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan untuk mempercepat proses perjalanan.