Joshua Franklin bertekad jadikan Jakarta kiblat bola tangan nasional
Joshua Franklin Bertekad Jadikan Jakarta Kiblat Bola Tangan Nasional
Jakarta, Sabtu—Joshua Franklin J. Oktanatama Siahaan, Ketua Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) DKI Jakarta, menyatakan komitmen untuk menjadikan ibu kota sebagai pusat pengembangan olahraga handball nasional. Ia menegaskan bahwa upaya ini membutuhkan pembinaan yang terus-menerus dan kerja sama lintas wilayah.
Pengumuman Kepemimpinan Baru
Joshua secara resmi terpilih dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) ABTI DKI Jakarta, yang digelar di Gedung KONI. Ia berjanji akan memperkuat sinergi dengan Pengurus Besar ABTI guna menjaga prestasi Jakarta di kancah internasional.
“ABTI DKI akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan PB ABTI untuk mengharumkan nama Jakarta dan Merah Putih di tingkat internasional,” ujar Joshua dalam pernyataan resmi.
Kepemimpinan baru juga fokus pada kerja sama dengan seluruh pengurus kota di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, hingga Kabupaten Kepulauan Seribu. Menurutnya, pembinaan yang merata dan terstruktur menjadi faktor penting agar Jakarta tetap menghasilkan atlet berkualitas.
Komitmen untuk Komunitas Handball
Joshua menyatakan keinginannya menjadikan ABTI DKI Jakarta sebagai tempat berkumpul yang luas bagi seluruh elemen olahraga ini, mulai dari pemain, pelatih, wasit, hingga penggemar. “Saya mohon doa kepada semua pihak. Cita-cita besar ini harus didukung dan melibatkan semua lapisan masyarakat,” tambahnya.
Dalam periode kepemimpinan sebelumnya, ABTI DKI Jakarta mencatatkan pencapaian menggembirakan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, dengan meraih medali emas di sektor putra dan putri. Capaian tersebut, menurut Joshua, menjadi fondasi kuat untuk menjaga posisi Jakarta di garis depan kompetisi nasional.
“Saya yakin dengan dukungan semua pihak dan kolaborasi yang nyata akan mampu menghasilkan prestasi yang gemilang,” katanya.
Dukungan dari PB ABTI
Ketua Umum Pengurus Besar ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, menilai organisasi yang solid adalah modal penting dalam peningkatan kualitas atlet di tingkat daerah maupun nasional. Ia berharap kepengurusan baru bisa mempertahankan tradisi sukses sekaligus terus mengirimkan talenta ke ajang internasional.