Menteri ESDM mendorong masyarakat daerah terlibat kelola tambang

2 hours ago  ·  3 min read
By Linda Hernandez - pemandanganindah.com
WhatsApp-Image-2026-08-02-at-19.07.49

Menteri ESDM Dorong Keterlibatan Masyarakat Daerah dalam Pengelolaan Tambang

Kebijakan Baru untuk Pemberdayaan Lokal

Pemandanganindah.com – Palembang menjadi saksi sejarah penting dalam upaya penguatan peran masyarakat lokal terhadap pengelolaan sumber daya alam. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara tegas menyampaikan ajakan agar warga daerah dapat terlibat lebih aktif dalam mengelola kekayaan alam, khususnya di sektor pertambangan. Tujuannya jelas, yaitu memastikan bahwa manfaat dari kekayaan tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang tinggal di wilayah penghasil.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bahlil saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang berlangsung di Palembang pada hari Minggu. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti kondisi yang masih perlu diperbaiki, yaitu dominasi kantor pusat perusahaan pertambangan yang sebagian besar berlokasi di Jakarta. Sementara itu, kehadiran dan kekuatan perusahaan di daerah penghasil sumber daya alam masih perlu ditingkatkan secara signifikan.

UU Baru Membuka Peluang Luas

Salah satu langkah konkret yang diambil pemerintah adalah melalui pengesahan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Regulasi baru ini dirancang untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat daerah dalam mengelola potensi pertambangan yang ada di wilayah mereka. Pemerintah secara eksplisit memberikan ruang dan prioritas bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi untuk ikut serta dalam pengelolaan usaha pertambangan.

“Kita merumuskan untuk UMKM, koperasi. Kita berikan apa yang disebut dengan prioritas, agar orang daerah menjadi tuan di negerinya sendiri,” katanya.

Pendekatan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk tidak membiarkan pengelolaan sumber daya alam hanya dinikmati oleh kelompok tertentu saja. Sebaliknya, harus ada kesempatan yang lebih luas dan adil bagi masyarakat lokal. Bahlil juga menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam mengajukan wilayah pertambangan yang belum memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk mendapatkan prioritas pengelolaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Potensi Besar Sumatera Selatan

Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi yang memiliki potensi sangat besar di sektor batu bara. Kekayaan sumber daya alam ini seharusnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat. Selama ini, meskipun Sumsel menghasilkan batu bara dalam jumlah besar, banyak keputusan strategis masih diambil dari kantor pusat yang berada di ibukota negara.

Kebijakan baru ini diharapkan dapat mengubah pola tersebut. Dengan memberikan prioritas kepada UMKM dan koperasi lokal, pemerintah ingin memastikan bahwa nilai tambah dari pertambangan tetap berada di daerah. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.

“Kalau ada wilayah pertambangan yang belum ada IUP-nya, kepala daerah bisa mengajukan untuk kita berikan prioritas agar anak-anak daerah bisa juga hadir menjadi pembawa pembangunan,” kata dia lagi.

Bahlil menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat. Ia berpesan kepada para kepala daerah agar aktif mengajukan wilayah pertambangan yang belum memiliki IUP untuk mendapatkan prioritas pengelolaan. Langkah ini akan memungkinkan generasi muda daerah untuk hadir dan menjadi bagian dari proses pembangunan yang lebih inklusif.

Dampak Jangka Panjang bagi Masyarakat Lokal

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Sumatera Selatan dan daerah lain di Indonesia. Dengan adanya prioritas bagi UMKM dan koperasi, diharapkan akan muncul lebih banyak pelaku usaha lokal yang mampu mengelola pertambangan secara mandiri. Hal ini akan mengurangi ketergantungan terhadap perusahaan-perusahaan besar dari luar daerah.

Selain itu, kehadiran masyarakat lokal dalam pengelolaan pertambangan juga akan memastikan bahwa kepentingan mereka selalu menjadi prioritas. Keuntungan ekonomi, lapangan kerja, dan pembangunan infrastruktur akan lebih terdistribusi secara merata. Ini merupakan langkah penting menuju pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Musda XI DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel menjadi momentum yang tepat untuk menggalang dukungan dari berbagai pihak. Dengan adanya regulasi baru dan komitmen pemerintah, diharapkan masyarakat daerah dapat lebih percaya diri dalam mengelola kekayaan alam yang ada di wilayah mereka.

Frequently Asked Questions

What is Menteri ESDM mendorong masyarakat daerah terlibat?

Menteri ESDM mendorong masyarakat daerah terlibat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Menteri ESDM mendorong masyarakat daerah terlibat matter?

Menteri ESDM mendorong masyarakat daerah terlibat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

MORE FROM THIS CATEGORY