Special Plan: Wamen PKP tinjau lokasi pembangunan kampung nelayan MP di Aceh Jaya

Wamen PKP Tinjau Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan MP di Aceh Jaya

Banda Aceh, pada hari Sabtu (25/4) sore, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah, bersama Anggota Komisi IV DPR RI Rohkmin Dahuri, melakukan inspeksi di lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (MP) di Desa Mata Ie, Kabupaten Aceh Jaya. Kedatangan mereka bertujuan untuk mengevaluasi proyek yang menjadi fokus perhatian pemerintah pusat.

Kemungkinan Pengembangan Wisata

Fahri Hamzah menyatakan bahwa area yang dilihat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata. “Kawasan ini bisa dijadikan sebagai objek wisata, apalagi lokasinya dekat dengan pantai yang sangat menarik,” ujarnya. Menurutnya, penggabungan konsep desa, kota wisata, serta kota kuliner bisa menjadi strategi untuk meningkatkan daya tarik wilayah tersebut.

“Nanti kita gabungkan sekaligus, artinya desa, kota wisata, dan nelayan juga kota kuliner. Yang kedua, soal perumahan itu relatif mudah karena berada dalam kewenangan kami. Insya Allah nanti kita hitung, apalagi kalau angka yang dihitung sebenarnya tidak terlalu besar,”

Ia juga menyebutkan bahwa proyek ini akan didukung oleh beberapa kementerian lain, seperti Kementerian PUPR yang bertugas menyediakan akses jalan. “Presiden sudah merancang sekitar 1.200 unit yang memiliki anggaran, dan kami berharap Gampong Mata Ie bisa menjadi salah satu yang segera terealisasi karena lahannya sudah siap,” tambah Fahri.

Janji Dukungan Pemerintah

Fahri berjanji akan terus berupaya memperjuangkan pembangunan kampung nelayan di Aceh Jaya. “Mimpi masyarakat Aceh adalah mimpi kita bersama, dan Insya Allah kita akan wujudkan,” tegasnya. Ia menekankan bahwa semua pihak, mulai dari eksekutif hingga legislatif, siap memberikan bantuan.

Kehadiran Wamen sebagai Tanda Komitmen

Sementara itu, Rohkmin Dahuri menegaskan bahwa kunjungan Wamen PKP ke Aceh Jaya menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pengembangan wilayah tersebut. “Pernyataan spontan Wakil Menteri saat mengatakan Rp18 miliar terlalu kecil untuk pembangunan perumahan menunjukkan keinginan pemerintah untuk mendukung nelayan,” ujarnya.

“Pak Wamen bisa ke sini, dan kami bisa ke sini semata-mata untuk membantu para nelayan,”

Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih direncanakan menggunakan lahan seluas 9,9 hektare dengan anggaran total sekitar Rp49 miliar lebih. Bupati Aceh Jaya, Safwandi, mengucapkan terima kasih kepada Rohkmin Dahuri atas perannya dalam memperjuangkan kehadiran Wamen PKP. “Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini, karena sahabat kami berhasil mewujudkan kunjungan yang sangat berarti bagi masyarakat,” kata Safwandi.

Safwandi berharap proyek tersebut dapat segera terealisasi, terutama karena menjadi harapan besar bagi para nelayan di Gampong Mata Ie serta masyarakat Aceh Jaya secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *