What Happened During: PAMA dan BEK gelar kegiatan sosial di desa sekitar area tambang
PT Pamapersada Nusantara dan PT Bharinto Ekatama Laksanakan Program Sosial di Kawasan Tambang
What Happened During – Jakarta — Dalam rangka memperkuat hubungan dengan masyarakat lokal, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) bersama PT Bharinto Ekatama (BEK) telah menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial. Program ini mencakup penyaluran bantuan kepada anak-anak yatim serta upaya mempererat tali silaturahmi dengan warga yang tinggal di sekitar area operasional pertambangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Distrik Bharinto Ekatama Biyangan (BEKB), khususnya di Desa Benangin II yang terletak di Kecamatan Teweh Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
Program Rutin untuk Anak Yatim di Sekitar Tambang
Menurut Vico Randika, perwakilan PAMA Distrik BEKB, program santunan ini dilaksanakan secara berkala setiap bulannya ke seluruh wilayah yang berdekatan dengan lokasi tambang. Tujuannya adalah agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yatim di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kegiatan santunan rutin dilakukan setiap bulan ke semua area terdekat dengan tambang, dengan harapan bantuan akan memberikan manfaat untuk anak-anak yatim di sekitar wilayah operasional perseroan,” jelas Vico dalam keterangan resminya di Jakarta pada hari Minggu.
Selain itu, Vico menambahkan bahwa kegiatan sosial ini juga merupakan bagian dari ajang silaturahmi antara kedua perusahaan dengan anak-anak yatim yang berada di areal Desa Benangin I, II, dan V. Melalui program ini, pihaknya berharap kedua perusahaan dapat terus menjaga sinergi dengan masyarakat sekitar, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, harmonis, penuh berkah, dan perusahaan bisa dilindungi dengan kesehatan dan keselamatan selama bekerja dan di luar kerja.
Apresiasi dari Perwakilan Desa
Rika Ratna Sari, sebagai perwakilan perangkat Desa Benangin II, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kedua perusahaan yang telah memberikan santunan kepada anak-anak di Desa Benangin. Ia merasa sangat bersyukur atas kehadiran perusahaan yang membantu anak-anak yatim di wilayahnya.
“Saya perwakilan desa sangat bersyukur ada perusahaan membantu anak anak yatim di sini, semoga perusahaan selalu diberikan keberkahan dan kelancaran, serta semua karyawan yang berada di naungannya diberikan keselamatan,” ujar Rika dengan penuh rasa syukur.
Rika juga berharap perusahaan-perusahaan selalu bisa bersilahturahmi dengan desa di sekitarnya, serta memperhatikan kondisi-kondisi anak yatim yang berada di areal operasional mereka. Hal ini menunjukkan pentingnya hubungan timbal balik antara perusahaan pertambangan dan masyarakat lokal dalam membangun kesejahteraan bersama.
Doa Bersama untuk Keselamatan Operasional
Sebagai bagian dari acara, para peserta juga melaksanakan doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran operasional PAMA dan BEKA, khususnya bagi seluruh karyawan yang bertugas di lapangan. Doa ini merupakan bentuk harapan agar semua aktivitas pertambangan berjalan lancar dan para pekerja selalu dalam keadaan sehat.
PT Pamapersada Nusantara merupakan anak perusahaan dari PT United Tractors Tbk (UNTR), sedangkan PT Bharinto Ekatama merupakan anak perusahaan dari PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Kehadiran kedua perusahaan ini dalam kegiatan sosial menunjukkan komitmen mereka terhadap tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).
Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan manajemen dan CSR PAMA BEKB, tim Community Development dari BEK, perangkat desa, serta anak-anak yatim piatu dari Desa Benangin I, II, dan V. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial ini merupakan upaya kolaboratif yang melibatkan banyak elemen masyarakat.
Program sosial semacam ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada anak-anak yatim, tetapi juga membantu membangun citra positif perusahaan di mata masyarakat lokal. Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan hubungan antara perusahaan pertambangan dan masyarakat sekitar akan semakin kuat dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Kegiatan sosial di area tambang juga berperan penting dalam mengurangi potensi konflik antara perusahaan dan masyarakat. Ketika masyarakat merasa diperhatikan dan dihargai, mereka cenderung lebih mendukung aktivitas pertambangan yang berlangsung di wilayah mereka. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi karyawan perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal, sehingga tercipta hubungan yang lebih personal dan bermakna.
Dengan demikian, kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh PAMA dan BEK di Desa Benangin II merupakan contoh nyata bagaimana perusahaan pertambangan dapat berkontribusi positif bagi masyarakat sekitar. Melalui program santunan dan silaturahmi ini, kedua perusahaan menunjukkan komitmen mereka untuk tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat lokal. Harapannya, kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan bahkan dapat dikembangkan menjadi program yang lebih komprehensif di masa mendatang.