Yang Dibahas: MPR terima kunjungan Dubes UEA dan bahas perluasan kerja sama energi
Kunjungan Dubes UEA ke MPR Fokus pada Perluasan Kerja Sama Energi
Pertemuan Kembali Menjadi Momentum Perluasan Kerja Sama
Jakarta – Dalam pertemuan yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Eddy Soeparno, Wakil Ketua MPR RI, menerima kunjungan dari Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Abdulla Salem Al Dhaheri. Diskusi utama pada pertemuan tersebut mengarah pada upaya mengembangkan kerja sama antara Indonesia dan UEA, khususnya dalam bidang energi terbarukan.
“Pertemuan ini dilakukan di tengah suasana peringatan 50 tahun hubungan diplomatik dan persahabatan antara Indonesia dan UEA. Kami yakin bahwa kemitraan ini akan terus diperkuat,” kata Eddy.
Dubes Abdulla Salem Al Dhaheri mengungkapkan bahwa kehadiran mereka di MPR merupakan langkah untuk memperkuat kerja sama bilateral serta menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan oleh Eddy Soeparno terhadap inisiatif UEA dalam bidang energi dan lingkungan hidup.
“Kedatangan kami hari ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan UEA sekaligus mengucapkan terima kasih atas peran Eddy Soeparno yang telah menjadi jembatan dalam mendorong kebijakan energi terbarukan Indonesia,” ujarnya.
Saat ini, UEA melalui perusahaan Masdar tengah mengelola proyek panel surya terapung di Cirata, Jawa Barat. Proyek ini direncanakan diperluas lagi hingga menjadi instalasi panel surya terapung terbesar di dunia. Eddy menekankan bahwa langkah tersebut mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat transisi ke energi terbarukan.
Eddy juga menyebutkan bahwa MPR terus mendorong percepatan RUU Migas, RUU Energi Baru Terbarukan (EBET), serta RUU Pengelolaan Perubahan Iklim sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi. Ia menilai proyek solar panel di Cirata menjadi contoh konkret dari komitmen UEA dalam mendukung inisiatif ini.