Key Discussion: Komisi A DPRD DIY desak pelaku kekerasan di daycare dihukum berat

Komisi A DPRD DIY desak pelaku kekerasan di daycare dihukum berat

Yogyakarta – Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha. Dalam pernyataannya di Yogyakarta, Minggu, ia menekankan perlunya pihak berwajib mengungkap kasus secara menyeluruh dan memberikan hukuman berat kepada pelaku serta dalang kekerasan tersebut.

“Kita berikan dukungan penuh aparat penegak hukum memproses hukum kasus dugaan kekerasan yang terjadi, kita desak aparat penegak hukum ungkap tuntas kasus ini serta menghukum berat dalang dan para pelaku kejahatan dan kekerasan terhadap anak ini,” kata Eko.

Menurut Eko, tindakan kekerasan terhadap anak-anak tidak akan dibiarkan, dan proses hukum kasus ini harus selesai dengan tuntas. “Kekerasan pada anak dan balita merupakan tindakan kejahatan yang sangat serius,” tambahnya, menegaskan peran sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Eko menyebutkan Komisi A rencananya menyelenggarakan rapat koordinasi dengan pihak terkait pada hari ini. Ia juga menegaskan bahwa insiden kekerasan di Daycare Little Aresha jelas merusak hak anak serta balita untuk berkembang secara optimal.

“Anak-anak perlu perlindungan yang komprehensif. Kami mendorong peningkatan perhatian terhadap kebutuhan anak-anak Yogyakarta agar mereka bisa tumbuh sehat dan terlindungi,” ujarnya.

Polresta Yogyakarta sebelumnya telah mengumumkan 13 individu sebagai tersangka setelah gelar perkara yang melibatkan berbagai pihak terkait, Sabtu (25/4) malam. Kombes Pol Eva Guna Pandia, Kapolresta Yogyakarta, menjelaskan bahwa para tersangka ini memiliki peran berbeda dalam organisasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *