Gus Ipul beri motivasi siswa baru saat sambangi Sekolah Rakyat Jakarta

22 hours ago  ·  2 min read
By Matthew Brown - pemandanganindah.com
khrisna-edit-1784475775-886cf2a0fa

Gus Ipul Beri Motivasi Siswa Baru di Sekolah Rakyat Jakarta

Pemandanganindah.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul hadir memberikan semangat kepada para siswa baru Sekolah Rakyat DKI Jakarta. Kunjungan ini dilakukan pada Sabtu malam, 18 Juli, tepat di sela-sela kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS. Kehadiran Gus Ipul menjadi momen berharga bagi para pelajar prasejahtera untuk mendapatkan dorongan moral langsung dari seorang menteri.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul menyampaikan pesan-pesan positif kepada ratusan siswa yang hadir. Ia mengajak para siswa untuk tidak merasa minder atau rendah diri dalam menjalani pendidikan. Menurut Gus Ipul, setiap anak memiliki potensi yang sama dan akan dibimbing oleh para guru yang kompeten. Gus Ipul beri motivasi siswa dengan menekankan bahwa perasaan kecil hati tidak perlu ada karena semua siswa akan mendapat perhatian penuh dari lingkungan sekolah.

“Oleh karena itu tidak perlu kecil hati, tidak perlu rendah diri semuanya harus semangat karena nanti akan dibimbing oleh para guru-guru yang hebat,” kata Gus Ipul usai jam makan malam.

Siswa Berbagi Pengalaman dan Harapan

Menteri Sosial juga membuka kesempatan bagi para siswa untuk menceritakan pengalaman mereka. Calysta, seorang siswa berusia 12 tahun, mengungkapkan perasaannya saat pertama kali masuk sekolah. Awalnya ia menangis dan kangen orang tua, namun kini sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan baru. Pengakuannya disambut dengan tepuk tangan hangat dari teman-teman sekelasnya.

Selain Calysta, Jessi juga berbagi cerita yang menyentuh hati. Jessi sempat putus asa karena tidak bisa melanjutkan pendidikan. Ayahnya bekerja sebagai ojek online sementara ibunya adalah ibu rumah tangga. Keberadaan Sekolah Rakyat menjadi solusi bagi Jessi untuk kembali bersekolah. Jessi menceritakan bahwa ia berdoa apakah masih memiliki masa depan yang layak atau harus berhenti di titik ini.

“Sebelum masuk ke sini saya berdoa apakah saya masih punya masa depan yang layak untuk ke depannya atau saya berhenti sampai di titik ini saja. Tapi ketika saya berdoa kemudian ditemukan jawabannya dengan Sekolah Rakyat ini,” ucap Jessi penuh haru.

Jessi mengaku mulai bangkit untuk meraih cita-citanya kembali. Ia juga menceritakan kekhawatirannya sebagai minoritas karena berbeda keyakinan dengan teman-temannya. Namun, ia merasa sangat disambut baik oleh teman-temannya sejak hari pertama. Jessi juga menceritakan kebiasaan ikut bangun untuk shalat tahajud bersama teman-temannya, yang membuatnya merasa lebih dekat dengan keluarga.

Gus Ipul kembali mengingatkan bahwa Sekolah Rakyat tidak boleh ada perundungan, penghinaan terhadap suku maupun agama, serta kekerasan fisik dan seksual. Ia juga menekankan pentingnya toleransi dan penghormatan terhadap semua orang. Gus Ipul beri motivasi siswa dengan pesan bahwa tidak boleh melakukan tindakan intoleransi yang tidak mau menghormati siapapun.

Menteri Sosial mengajak para siswa untuk berdoa bersama. Ia juga meninjau asrama dan gedung permanen Sekolah Rakyat. Saat ini, hasil penjangkauan siswa baru di Sekolah Rakyat DKI Jakarta mencapai 90 siswa jenjang SMA, 90 siswa jenjang SMP, dan 27 siswa jenjang SD. Kunjungan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

MORE FROM THIS CATEGORY