Historic Moment: Geely gandakan kapasitas produksi lokal EX2 di Indonesia
Geely Tingkatkan Kapasitas Produksi Lokal EX2 di Indonesia
Historic Moment – Geely Indonesia telah melakukan peningkatan kapasitas produksi di dalam negeri, khususnya untuk mobil listrik EX2, sebagai respons terhadap pertumbuhan permintaan pasar yang signifikan. Perubahan ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan mempercepat proses pengiriman kendaraan. Dengan peningkatan tersebut, waktu tunggu konsumen untuk memperoleh mobil EX2 diperkirakan berkurang hingga satu bulan. Selain itu, Geely juga meluncurkan opsi warna baru yang dirancang untuk memberikan variasi tampilan yang lebih menarik.
Model EX2 dan Strategi Pemasaran
EX2, yang lebih dikenal sebagai Xingyuan di pasar China, telah menjadi salah satu pilihan utama konsumen di Indonesia sejak diluncurkan awal tahun ini. Model ini menawarkan desain modern dan teknologi baterai yang efisien, serta harga kompetitif. Dengan peningkatan kapasitas produksi, Geely berharap dapat menjaga konsistensi pasokan dan memperkuat posisi EX2 sebagai salah satu produk andalan. Menurut laporan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), volume penjualan grosir EX2 mencapai 4.964 unit selama Januari-Mei 2026, yang menyumbang lebih dari 75% dari total penjualan merek tersebut.
“Kami meningkatkan kapasitas produksi dengan fokus pada variasi warna yang paling diminati oleh konsumen, sehingga waktu tunggu dapat dipangkas menjadi satu bulan. Kami juga menghadirkan pilihan warna baru untuk memberikan tampilan yang lebih segar dan menyesuaikan preferensi pasar,” jelas Constantinus Herlijoso, direktur pengembangan penjualan dan saluran distribusi Geely Auto Indonesia.
Komitmen Jangka Panjang dalam Pengembangan Kendaraan Listrik
Langkah peningkatan kapasitas produksi ini mencerminkan komitmen Geely untuk berinvestasi secara berkelanjutan di Indonesia. Perusahaan menggandakan kapasitas manufaktur lokal untuk memastikan ketersediaan mobil listrik yang memenuhi standar kualitas tinggi. Tidak hanya itu, Geely juga berupaya memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui kerja sama dengan mitra manufaktur setempat. Dengan adanya produksi lokal, perusahaan mempercepat distribusi dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Geely telah menjalin kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor sejak paruh kedua tahun lalu untuk memproduksi berbagai model kendaraan listrik. Fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat, menjadi pusat utama untuk memproduksi mobil-mobil Geely. Menurut Presiden Direktur PT Handal Indonesia Motor, Denny Siregar, peningkatan kapasitas ini menunjukkan kesiapan industri lokal dalam mendukung transisi ke kendaraan ramah lingkungan. “Kemitraan dengan Geely menunjukkan kemampuan manufaktur Indonesia untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar internasional,” ujarnya.
Volume Produksi dan Kontribusi Pada Pasar
Sejak kolaborasi dengan PT Handal Indonesia Motor dimulai, volume produksi mobil listrik Geely lokal telah mencapai 4.810 unit selama Januari-Mei 2026. Dari jumlah tersebut, lebih dari 75% diproduksi oleh model EX2, yang menjadi tulang punggung penjualan perusahaan di Indonesia. Peningkatan ini menunjukkan bahwa EX2 tidak hanya diminati oleh konsumen tetapi juga dianggap sebagai model yang mendukung pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional.
Perusahaan juga menghadirkan layanan pelanggan yang lebih optimal melalui penguatan rantai pasok. Dengan kapasitas produksi yang lebih besar, Geely dapat menjaga ketersediaan stok dan menyesuaikan produksi sesuai dengan permintaan pasar. Selain itu, peningkatan ini memperkuat daya saing merek di tengah persaingan yang semakin ketat. “Kami memastikan bahwa konsumen mendapatkan pengalaman kepemilikan yang lebih baik, termasuk pengiriman yang lebih cepat dan dukungan purna jual yang responsif,” tambah Herlijoso.
Penyesuaian Strategi untuk Pasar Indonesia
Geely memahami bahwa pasar Indonesia memiliki preferensi yang berbeda dibandingkan pasar internasional. Oleh karena itu, perusahaan berupaya menyesuaikan desain dan spesifikasi mobil listriknya agar lebih cocok dengan kebutuhan konsumen lokal. EX2, misalnya, diproduksi dengan teknologi yang sama seperti di pasar China, tetapi diperkaya dengan fitur yang relevan bagi kondisi jalan dan iklim Indonesia. Peningkatan kapasitas produksi juga bertujuan untuk memenuhi target ekspansi jaringan dealer dan service center di seluruh Indonesia.
Produksi lokal EX2 tidak hanya membantu memenuhi permintaan pasar tetapi juga mengurangi biaya logistik dan emisi karbon. Dengan fasilitas perakitan di Purwakarta, Geely mampu memastikan kualitas produksi yang konsisten serta pengelolaan limbah yang lebih efektif. Tidak hanya itu, kerja sama dengan mitra manufaktur lokal juga memberikan peluang bagi pengembangan SDM dan industri otomotif nasional. “Kami percaya bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan sektor kendaraan listrik di Indonesia,” ungkap Denny Siregar.
Perspektif Industri Otomotif Nasional
Penurunan waktu tunggu konsumen dan peningkatan variasi warna merupakan strategi untuk meningkatkan daya tarik produk. Seiring dengan itu, Geely berupaya memperluas penjualan melalui kegiatan pemasaran yang lebih intensif, termasuk promosi serta pelatihan dealer. Perusahaan juga menyoroti pentingnya inovasi dalam bidang teknologi dan desain untuk memastikan keberlanjutan bisnis di tengah pergeseran konsumen ke kendaraan ramah lingkungan.
Produksi lokal EX2 yang meningkat mencerminkan kesiapan industri otomotif Indonesia untuk menghadapi tren keberlanjutan. Dengan adanya investasi besar dari perusahaan asing seperti Geely, industri lokal diharapkan dapat berkembang secara signifikan. “Peningkatan kapasitas produksi ini juga menjadi contoh nyata bahwa industri manufaktur Indonesia mampu mendukung kebutuhan pasar secara mandiri,” kata Herlijoso. Geely terus berupaya memperkuat hubungan dengan mitra lokal serta meningkatkan efisiensi produksi guna mencapai visi jangka panjang.
Kesimpulan dan Prospek Masa Depan
Langkah peningkatan kapasitas produksi EX2 merupakan bagian dari strategi Geely untuk menguasai pasar Indonesia. Dengan adanya fasilitas perakitan yang modern dan pengelolaan produksi yang terstruktur, perusahaan mampu menyesuaikan produknya dengan dinamika pasar. Peningkatan volume produksi lokal juga memberikan dampak langsung pada ekonomi nasional, termasuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kapasitas industri.
Komitmen Geely terhadap ekosistem kendaraan listrik nasional diharapkan dapat mempercepat adopsi mobil listrik di Indonesia. Dengan dukungan manufaktur lokal dan pengembangan teknologi, perusahaan berupaya menciptakan solusi transportasi yang ramah lingkungan. “Produksi lokal EX2 tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan konsumen, tetapi juga menjadi fondasi untuk pengembangan model-model lain di masa depan,” pungkas Denny Siregar. Proyeksi peningkatan permintaan terus meningkat, dan Geely siap memenuhi tantangan tersebut dengan strategi yang lebih adaptif dan inovatif.