Key Strategy: Waka MPR dorong peran aktif sektor budaya dalam pembangunan lewat data

Waka MPR Dorong Peran Aktif Sektor Budaya dalam Pembangunan Melalui Data

Jakarta – Dalam wawancara di Jakarta, Minggu, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, yang akrab disapa Rerie, menekankan pentingnya kontribusi sektor kebudayaan dalam proses pembangunan nasional. Menurutnya, basis data yang tepat dan lengkap menjadi kunci untuk mendorong partisipasi masyarakat serta pelaku budaya dalam pengambilan keputusan yang mengarah pada pembangunan budaya yang lebih inklusif.

“Data kebudayaan yang akurat sangat vital sebagai fondasi untuk menerapkan kebijakan yang efektif di masa depan. Tanpa partisipasi aktif masyarakat dan pelaku budaya, data tersebut tidak akan memiliki makna yang nyata,” ujar Rerie.

Kerja sama strategis antara Kementerian Kebudayaan dan Badan Pusat Statistik (BPS) telah dimulai sejak tahun 2025 melalui nota kesepahaman. Tujuannya adalah untuk memastikan penyediaan, pemanfaatan, serta pengembangan data statistik dalam bidang kebudayaan berjalan lebih efisien. Langkah ini sejalan dengan upaya peningkatan manajemen aset budaya nasional.

Hingga 2026, jumlah cagar budaya tingkat nasional mencapai 85 situs, meningkat dari catatan sebelumnya. Dengan demikian, total cagar budaya nasional saat ini mencapai 313 situs. Sementara itu, jumlah warisan budaya tak benda tercatat sebanyak 2.727 entitas. Angka ini menunjukkan perluasan pengakuan terhadap warisan budaya Indonesia.

Rerie juga menyoroti bahwa keberhasilan pengelolaan data budaya tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, upaya pelestarian budaya harus diiringi oleh pemanfaatan yang optimal untuk menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat. Ia menyarankan bahwa digitalisasi warisan budaya bisa menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem data yang lebih mudah diakses.

“Dengan data kebudayaan yang akurat, kebijakan yang dihasilkan diharapkan mampu mendorong pembangunan budaya yang berkelanjutan, serta memberikan dampak luas bagi seluruh lapisan masyarakat,” harap Rerie.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *