Sekjen PDIP: Kantor partai harus berpihak pada rakyat miskin

2 weeks ago  ·  4 min read
By Daniel Anderson - pemandanganindah.com
khrisna-edit-1786807646-831ab88309

Kantor Partai sebagai Benteng Rakyat: Visi Hasto Kristiyanto untuk Samosir

Pemandanganindah.com – Memastikan keberadaan kantor partai politik tidak hanya menjadi simbol fisik, melainkan berfungsi nyata sebagai rumah bagi masyarakat. Itulah pesan ideologis yang ditekankan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. Ia menegaskan bahwa ruang ini harus menjadi tempat bagi rakyat miskin, kaum terpinggirkan, serta warga yang mengalami ketidakadilan hukum untuk mengadu dan mendapatkan pembelaan politik.

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung saat memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir. Acara berlangsung di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, pada hari Sabtu. Lokasi ini terletak di wilayah Sumatra Utara yang memiliki kekayaan budaya Batak yang kuat.

Visi Kantor yang Dekat dengan Rakyat

Hasto menjelaskan bahwa di balik pembangunan kantor ini, terdapat tekad kuat untuk menjadikan pusat pengorganisasian dan pembelaan rakyat. Ia mengutip makna kekuasaan yang sejati menurut Bung Karno, yaitu berpihak pada rakyat Marhaen dan rakyat yang tertindas. Kantor partai tidak boleh megah namun berjarak dengan masyarakat.

Kantor ini harus menjadi tempat rakyat yang diperlakukan tidak adil datang dan menemukan perlindungan, ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Prosesi peletakan batu pertama berjalan lancar dengan cuaca cerah di Samosir. Hasto Kristiyanto bersama Djarot Saiful Hidayat dan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, secara bergantian meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan fisik.

Target Penyelesaian dan Desain Arsitektur

Pembangunan kompleks kantor DPC dirancang mencakup gedung utama, aula pertemuan, hingga patung Bung Karno. Target penyelesaian fisik ditetapkan pada Januari 2027 mendatang. Desain ini mencerminkan komitmen partai untuk membangun infrastruktur yang representatif namun tetap fungsional.

Dalam pidato pengarahannya, Hasto menyampaikan salam hangat sekaligus amanat penting dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Ia menegaskan bahwa kantor partai tidak boleh dibangun sekadar sebagai gedung yang elitis dari sisi fisik. Kantor harus memiliki roh kebudayaan, bersekutu dengan ilmu pengetahuan, dan memancarkan keberpihakan yang kuat kepada masyarakat bawah.

Setiap saya datang ke Samosir ini, Ibu Megawati selalu menitipkan pesan bahwa ini adalah bumi yang membentuk peradaban dunia. Karena itu, ketika kita membangun kantor DPC PDI Perjuangan ini, fungsinya bukan sekadar rumah untuk konsolidasi politik, rekrutmen, atau kaderisasi, ujarnya.

Pendidikan Politik dan Generasi Muda

Kantor ini harus bersekutu dengan ilmu pengetahuan dan memancarkan semangat keberpihakan kepada rakyat. Selain sebagai benteng pembelaan rakyat kecil, Hasto menjabarkan pentingnya peran kantor partai sebagai wadah pendidikan politik yang progresif. Hal ini terutama bagi generasi muda dan anak-anak bangsa di Kabupaten Samosir.

Menurut Hasto, kantor DPC PDI Perjuangan harus menjadi pusat dialektika, literasi, serta penggodokan imajinasi masa depan daerah dan bangsa. Sejarah telah membuktikan bahwa pemimpin-pemimpin besar seperti Bung Karno dan Bung Hatta tidak lahir dari kemewahan. Pemimpin lahir dari rakyat kebanyakan yang bergumul langsung dengan penderitaan, kemiskinan, dan ketidakadilan.

Mereka terus menggembleng diri dengan banyak membaca buku dan berdiskusi. Karena itu, kantor partai ini nantinya harus menjadi pusat pendidikan politik dan kawah candradimuka bagi generasi muda. Dari tanah Samosir yang kaya akan sejarah peradaban ini, diharapkan kelak akan lahir pemimpin-pemimpin besar bagi bangsa dan negara Indonesia melalui penggemblengan PDI Perjuangan.

Konteks Lokal dan Implikasi Politik

Kabupaten Samosir memiliki posisi strategis dalam peta politik Indonesia. Wilayah ini dikenal dengan tradisi musyawarah yang kuat dan peran tokoh adat yang signifikan. Kehadiran kantor DPC yang dirancang sebagai pusat pendidikan politik dapat memperkuat basis dukungan partai di daerah ini.

Proses pembangunan yang ditargetkan selesai pada awal 2027 memberikan waktu cukup bagi partai untuk merancang program-program pemberdayaan masyarakat. Kantor ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat rapat, tetapi juga ruang interaksi langsung antara kader dengan warga yang membutuhkan bantuan hukum maupun pendampingan politik.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Hasto Kristiyanto juga didampingi Tim Hukum Johannes Oberlin Tobing, serta Juru Bicara Partai Aryo Seno Bagaskoro dan Mohamad Guntur Romli. Kehadiran tim hukum menunjukkan komitmen partai untuk memastikan kantor ini dapat berfungsi optimal sebagai tempat pengaduan masyarakat yang mengalami ketidakadilan.

Pembangunan infrastruktur partai di Samosir ini juga mencerminkan strategi jangka panjang PDI Perjuangan untuk memperkuat jaringan di seluruh Indonesia. Dengan fokus pada keberpihakan kepada rakyat miskin dan kaum terpinggirkan, kantor ini diharapkan menjadi simbol nyata bahwa partai hadir untuk melayani, bukan hanya untuk berkuasa.

Frequently Asked Questions

What is Sekjen PDIP?

Sekjen PDIP is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Sekjen PDIP matter?

Sekjen PDIP matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category