Pelatih Maroko akan bawa Sofiane Boufal bila skuadnya 30-40 pemain

Pelatih Maroko Mengungkap Kondisi Skuad untuk Piala Dunia 2026

Pelatih Maroko akan bawa Sofiane Boufal – Beberapa hari setelah mengumumkan rencana skuad untuk Piala Dunia 2026, pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkapkan bahwa ia hanya bisa membawa gelandang berpengalaman Sofiane Boufal ke babak final jika diperbolehkan memilih sejumlah pemain yang lebih besar, yaitu 30 hingga 40 orang. Perkataannya ini muncul setelah kritik mengalir karena sebagian besar pemain yang diangkat ke putaran final berasal dari era Walid Regragui, yang sukses membawa Maroko ke semifinal Piala Dunia 2022. Namun, dalam jumlah pemain yang dipilih, nama Boufal tidak termasuk. Padahal, mantan pemain Le Havre ini menjadi bagian penting dari kemenangan tim di Qatar empat tahun lalu.

Performa Boufal dan Pemilihan Pemain

Ouahbi menjelaskan bahwa keputusan untuk mengeluarkan Boufal dari skuad 2026 didasari oleh pertimbangan strategis. “Boufal sebenarnya layak masuk jika saya bisa memilih 30 atau 40 pemain,” katanya dalam wawancara dengan laman resmi FIFA, Rabu lalu. Ia menegaskan bahwa keputusan ini tidak mudah, karena Boufal memiliki catatan tampil yang kuat, termasuk satu gol dan empat assist dalam setengah musim di klub Prancis. “Meski performa dia memuaskan, saya harus memilih pemain yang paling cocok untuk posisi yang diinginkan,” tambah Ouahbi.

“Boufal bermain lebih ke tengah sebagai nomor 10. Sejak awal saya sudah jujur kepadanya bahwa posisi tersebut sudah terisi. Namun dia tetap pemain yang bagus,” ujarnya.

Pelatih berusia 49 tahun ini juga menjelaskan bahwa keputusan untuk melepas Boufal diambil setelah evaluasi menyeluruh mengenai kebutuhan tim di level internasional. Pemain 33 tahun itu, yang dikenal sebagai motivator dalam lini tengah, terbukti tidak mendapat tempat dalam skuad yang dipersiapkan untuk turnamen bergengsi ini. Ouahbi menekankan bahwa tidak semua pemain yang sebelumnya sukses bisa diandalkan kembali, terutama jika terdapat alternatif yang lebih muda dan potensial.

Bouaddi, Bintang Muda yang Siap Membawa Perubahan

Dalam sambungan wawancara, Ouahbi juga menyebutkan tentang Ayyoub Bouaddi, gelandang muda yang baru saja menunjukkan kemampuan luar biasa bersama Lille. “Kami akan terkesan jika Bouaddi mewakili Maroko di Piala Dunia 2026, terutama jika ia memulai debutnya di level senior,” kata pelatih asal Belgia ini. Bouaddi, yang baru berusia 18 tahun, telah tampil 42 kali di semua kompetisi musim ini, dengan sumbangan satu assist. Performa ini membantu Lille meraih posisi ketiga di Liga Prancis, yang sekaligus memberikan tiket ke Liga Champions musim depan.

“Kemampuan Bouaddi sangat menjanjikan. Ia memahami instruksi secara cepat, bahkan dalam pertandingan uji coba melawan Burundi,” kata Ouahbi.

Ouahbi menilai Bouaddi sebagai sosok yang sangat matang dalam berpikir, meski masih muda. “Dalam 25 menit bermain bersama kami di laga uji coba, saya langsung menyadari kecepatan respons dan kemampuan tekniknya,” jelasnya. Ia percaya bahwa pemain muda ini bisa menjadi solusi untuk posisi yang lebih sering diisi oleh pemain berpengalaman. “Hal terpenting adalah dia sangat bangga mewakili Maroko. Sikapnya itu menunjukkan komitmen tinggi,” tambah Ouahbi.

Kelompok Tim dan Jadwal Piala Dunia 2026

Maroko yang tergabung di Grup C Piala Dunia 2026 akan berhadapan dengan Brasil, Skotlandia, dan Haiti. Dalam jadwal yang telah ditetapkan, mereka akan memulai pertandingan melawan Brasil pada 14 Juni di Stadion New York New Jersey. Laga kedua dijadwalkan berlangsung melawan Skotlandia pada 20 Juni di Stadion Boston, sementara pertandingan terakhir melawan Haiti akan dihelat pada 25 Juni di Stadion Atlanta. Semua pertandingan babak grup akan dimainkan pada pukul 05.00 WIB.

Keputusan Ouahbi untuk mengutamakan pemain muda ini menunjukkan pergeseran strategi dari era Regragui. Selama Piala Dunia 2022, skuad Regragui dikenal mengandalkan pengalaman dan kekompakan yang tinggi, dengan Boufal menjadi salah satu pilar krusial. Namun, dengan kehadiran Bouaddi dan beberapa pemain lain yang memiliki kualitas serupa, Ouahbi berharap bisa membentuk tim yang lebih dinamis dan berpotensi mengubah lanskap kompetisi.

Kompetisi yang Dinanti

Kompetisi Piala Dunia 2026 diharapkan menjadi platform bagi pemain muda Maroko untuk menunjukkan kemampuan. Dengan grup yang dianggap cukup berat, Ouahbi menegaskan bahwa persiapan tim harus optimal. “Kami harus siap menghadapi tantangan dari Brasil, yang dikenal sebagai salah satu tim terkuat di dunia,” katanya. Ia juga menyebutkan bahwa Skotlandia dan Haiti, meski tidak sekuat Brasil, akan menjadi lawan yang tak bisa dianggap remeh.

“Ketiga tim ini memiliki potensi besar, dan kami harus berusaha untuk memperlihatkan kualitas terbaik Maroko,” tambah Ouahbi.

Dalam perjalanan ke Piala Dunia 2026, Ouahbi juga menekankan pentingnya peran pemain muda dalam mengisi posisi-posisi strategis. Meski Boufal tetap menjadi pilihan utama dalam sejumlah posisi, kehadiran Bouaddi dilihat sebagai keuntungan bagi tim. “Ia adalah pengganti yang layak untuk menghadapi lawan di level internasional,” jelas pelatih yang pernah membawa Maroko menjuarai Piala Dunia U20 2025.

Di sisi lain, Ouahbi menyebutkan bahwa keputusan yang diambil bukan hanya berdasarkan performa sekarang, tetapi juga visi jangka panjang. “Kami ingin mengembangkan talenta lokal, dan Bouaddi adalah bagian dari langkah itu,” katanya. Ia percaya bahwa pemain muda ini bisa menjadi ‘pembawa perubahan’ dalam masa depan, sekaligus memberikan motivasi bagi generasi berikutnya.

Sebagai pelatih yang baru mengambil alih, Ouahbi mengakui bahwa ada tekanan besar dari publik Maroko. Namun, ia tetap optimis dengan skuad yang dihadirkan. “Meski beberapa pemain ditinggalkan, saya yakin bahwa kami memiliki tim yang kuat dan siap bersaing,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya mentalitas juara yang terbentuk selama pemusatan latihan, dengan Bouaddi menjadi contoh dari kemampuan adaptasi yang baik.

Strategi dan Harapan di Tahun 2026

Keputusan Ouahbi untuk memperluas jumlah pemain dalam skuad menunjukkan keinginannya untuk membangun tim yang lebih lengkap. Dengan 30-40 pemain, ia bisa memastikan bahwa setiap posisi diisi oleh orang yang paling sesuai, baik dari segi keterampilan maupun mentalitas. “Ini adalah langkah penting untuk memperkuat basis pemain dan meningkatkan kesempatan menang,” katanya.

“Saya berharap pemain muda ini bisa menunjukkan bahwa Maroko tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga masa depan yang cerah,” ujarnya.

Di samping Bouaddi, Ouahbi juga menyoroti kemungkinan pemain lain yang bisa tampil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *