Panen 30 ton jahe – peluang usaha tumbuh di Mempawah
Produk Jahe di Mempawah Mengalami Pertumbuhan Usaha
Desa Antibar Jadi Sentra Produksi
Di Desa Antibar, Kabupaten Mempawah, para petani berhasil memanen 30 ton jahe dalam satu siklus tanam. Hasil ini menunjukkan kenaikan signifikansi komoditas beraroma khas tersebut di wilayah ini.
Tingkat permintaan yang meningkat membuat jahe semakin menjadi bahan yang diminati. Hal ini mendorong masyarakat lokal untuk menggali potensi ekonomi lebih luas melalui inovasi produk turunan.
“Kami melihat peluang berkembang dari permintaan pasar. Maka, banyak warga mulai mengolah jahe menjadi produk lebih bernilai,” kata salah satu petani setempat.
Pengembangan berbagai bentuk olahan, seperti jahe bubuk atau minyak atsiri, menjadi strategi untuk memperkuat daya tahan usaha. Dengan pendekatan ini, komunitas berharap mampu meningkatkan pendapatan dan menjangkau pasar lebih luas.