Special Plan: Revitalisasi Stadion Teladan untuk Piala AFF U19 masuki penyelesaian
Revitalisasi Stadion Teladan untuk Piala AFF U19 Masuki Tahap Penyelesaian
Special Plan – Dalam rangka menyambut Piala AFF U-19 yang akan digelar pada 1 hingga 14 Juni 2026, revitalisasi Stadion Teladan di Medan sudah memasuki fase akhir, ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemerintah Kota Medan, Tengku Chairulniza. “Sudah memasuki tahap finishing, dan persiapan terus digencarkan,” katanya pada Senin di Medan. Menurut Tengku, proses perbaikan infrastruktur stadion ini telah mencapai titik yang signifikan, dengan fokus pada pengembangan fasilitas utama dan peningkatan kenyamanan bagi pengunjung.
Perbaikan Bersama untuk Meningkatkan Kualitas
Tengku menjelaskan bahwa pemerintah kota serta berbagai pihak terkait telah bekerja sama secara intensif dalam mempercepat proses revitalisasi. Proyek ini tidak hanya melibatkan tim teknis tetapi juga berbagai pemangku kebijakan, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas. “Mereka secara aktif membersihkan area stadion dari sisa material pengerjaan, termasuk menyisihkan ruang untuk pengaturan alur masuk dan keluar penonton,” tambahnya. Dalam beberapa minggu terakhir, penyelesaian pekerjaan terus berjalan seiring persiapan yang dirancang agar segala aspek operasional mencapai standar maksimal.
Kesiapan Fasilitas untuk Menyambut Turnamen
Pemimpin proyek menyatakan bahwa seluruh komponen utama stadion seperti lapangan, tribun, dan bangku penonton telah selesai dikerjakan. “Saat ini, sekitar 20 ribu bangku telah terpasang, dan tinggal mengurus akses ke luar masuk penonton,” ujarnya. Stadion Teladan, yang memiliki kapasitas 20.000 orang, akan menjadi salah satu tempat utama bagi pertandingan dalam turnamen internasional ini. Tengku menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi, termasuk pemerintah pusat, karena revitalisasi ini menggunakan dana dari APBN dan APBD. “Kita masih menunggu keputusan panitia dari PSSI mengenai penggunaan seluruh bangku atau hanya sebagian,” katanya. Wali Kota Medan menginginkan semua kapasitas digunakan, tetapi pihak penyelenggara akan menentukan apakah hal itu akan terwujud atau tidak.
Investasi Bersama untuk Kualitas Turnamen
Proyek revitalisasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan even internasional. Selain fokus pada peningkatan fasilitas, juga diupayakan agar suasana di stadion menjadi lebih nyaman bagi para penggemar sepak bola. “Kita berharap stadion ini bisa menjadi saksi bisu suksesnya turnamen ini, dengan kondisi yang optimal dan bisa menampung antusiasme pemain serta penonton,” tutur Tengku. Selama proses pengerjaan, beberapa elemen kecil seperti pencahayaan, aksesibilitas, dan sistem keamanan terus diperiksa agar tidak ada hal yang kurang memadai.
Koordinasi dengan PSSI untuk Keselarasan
Tengku mengakui bahwa koordinasi dengan PSSI sangat penting, terutama dalam menyesuaikan kebutuhan infrastruktur dengan rencana turnamen. “Semua penyesuaian dilakukan bersama agar tidak ada hambatan dalam penyelenggaraan,” katanya. Dalam konteks ini, Pemerintah Kota Medan berperan aktif sebagai mitra yang mendukung penuh pelaksanaan Piala AFF U19. Pemimpin proyek juga mengungkapkan bahwa stadion akan menjadi pusat utama bagi pertandingan sekaligus menjadi simbol kemajuan olahraga daerah. “Kami memastikan bahwa setiap detail telah dipertimbangkan secara matang, termasuk penyesuaian dengan standar internasional,” tutur Tengku.
Penyebaran Turnamen ke Tiga Stadion
Anggota Eksekutif Komite PSSI, Arya Sinulingga, mengatakan bahwa Piala AFF U19 yang akan diikuti 11 negara akan digelar di tiga lokasi di Sumatera Utara. Selain Stadion Teladan, pertandingan juga akan menggunakan Stadion Utama Sumatera Utara dan Stadion Madya. “Setiap stadion telah melalui evaluasi kelayakan, termasuk infrastruktur, fasilitas pendukung, dan ketersediaan tempat parkir,” jelas Arya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan turnamen ini bergantung pada kesiapan yang seragam di semua venue. “Kami berharap penonton dari seluruh Indonesia dan mancanegara bisa menikmati pertandingan dengan suasana yang semarak,” ujarnya.
Penggunaan Dana Pemerintah untuk Memastikan Kualitas
Pemimpin proyek menjelaskan bahwa dana untuk revitalisasi Stadion Teladan berasal dari gabungan APBN dan APBD. “Ini menjadi keberhasilan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah,” kata Tengku. Dengan pendanaan yang mencukupi, pihaknya berupaya memastikan bahwa fasilitas stadion mencapai standar tinggi. “Kita juga memperhatikan keberlanjutan pemeliharaan setelah acara selesai, agar bisa digunakan untuk berbagai event lain,” tambahnya. Selama proses, ada beberapa pengaturan tambahan yang dilakukan, seperti penambahan sistem drainase dan peningkatan daya tahan bangunan terhadap cuaca ekstrem.
Persiapan Akhir untuk Membuka Pintu Kemenangan
Menurut Tengku, seiring masuknya fase penyelesaian, tim kerja terus melakukan perbaikan kecil untuk menjamin kenyamanan selama pertandingan. “Misalnya, kami sedang memastikan bahwa sistem pendinginan dan pencahayaan akan berjalan optimal,” ujarnya. Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melakukan uji coba menyeluruh untuk memeriksa apakah semua fasilitas dapat digunakan secara maksimal. “Ini menjadi langkah penting sebelum turnamen dimulai, agar tidak ada hal yang terlewat,” lanjutnya. Di samping itu, juga ada kegiatan promosi yang dilakukan untuk menarik antusiasme masyarakat dan pecinta sepak bola di seluruh Indonesia.
Tantangan dan Kesempatan untuk Kemajuan Daerah
Pemimpin proyek menyatakan bahwa revitalisasi Stadion Teladan menjadi tantangan yang menarik sekaligus kesempatan untuk meningkatkan citra Medan sebagai pusat olahraga nasional. “Kami berharap ini bisa menjadi awal dari pengembangan fasilitas olahraga lainnya di kota ini,” tutur Tengku. Ia juga menegaskan bahwa warga Medan memiliki peran aktif dalam menyukseskan acara ini, baik melalui partisipasi langsung maupun dukungan dari berbagai sektor. “Kita berharap masyarakat bisa merasakan perubahan yang signifikan, terutama dalam kualitas pengalaman berolahraga di stadion,” katanya.