Important News: Harga Pertamax dan Pertamax Green stabil hingga pekan terakhir April
Harga Pertamax dan Pertamax Green Tetap Stabil hingga Akhir April
Jakarta – Meskipun perang antara Amerika Serikat dan Iran dengan Israel berlangsung sejak akhir Februari 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax serta Pertamax Green masih terpantau tidak berubah di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina. Dikutip dari laman resmi Pertamina, Senin, harga Pertamax tetap Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Green dijual dengan harga Rp12.900 per liter.
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Lainnya
Dalam beberapa hari terakhir, tercatat peningkatan harga untuk tiga jenis BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Berikut rincian harga BBM SPBU Pertamina di Jakarta:
Pertalite: Rp10.000 per liter; Solar subsidi: Rp6.800 per liter; Pertamax: Rp12.300 per liter; Pertamax Turbo: Rp19.400, naik dari Rp13.100 per liter; Pertamax Green: Rp12.900 per liter; Dexlite: Rp23.600, naik dari Rp14.200 per liter; dan Pertamina Dex: Rp23.900, naik dari Rp14.500 per liter.
Harga BBM di SPBU BP
Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU BP juga mengalami penyesuaian serupa dengan SPBU Pertamina. Berikut detail harga BBM BP:
BP Ultimate: Rp12.930 per liter; BP 92: Rp12.390 per liter; serta BP Ultimate Diesel: Rp25.560 per liter, naik dari Rp14.620 per liter.
SPBU Shell dan Vivo Belum Perbarui Harga
SPBU Shell serta Vivo belum merilis perubahan harga sejak perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran pecah. Saat ini, SPBU Shell masih mengalami kelangkaan stok bahan bakar. Berikut daftar harga BBM di SPBU Shell sejak 1 Maret 2026:
Shell Super: Rp12.390 per liter; V-Power Diesel: Rp14.620 per liter.
Sementara itu, SPBU Vivo juga belum mengumumkan penyesuaian harga sejak awal Maret 2026. Saat ini, stok BBM jenis solar dan RON 95 mulai langka. Harga yang berlaku di SPBU Vivo sejak 1 Maret 2026:
Revvo 92: Rp12.390 per liter; Revvo 95: Rp12.930 per liter; serta Diesel Primus: Rp14.610 per liter.