Latest Program: Askrindo salurkan 59 hewan kurban di 30 kota

Askrindo Salurkan 59 Hewan Kurban di 30 Kota

Latest Program – Jakarta, Jumat – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), salah satu anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), berhasil menyebarkan 23 ekor sapi dan 36 ekor kambing kepada masyarakat di berbagai wilayah yang terdapat di 30 kota se-Indonesia. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (TSP) yang dijalankan Askrindo, serta untuk memperkuat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar.

“Kegiatan penyembelihan hewan kurban ini merupakan bagian dari komitmen Askrindo dalam memberikan manfaat kepada masyarakat, sekaligus menegaskan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan yang menjadi bagian dari identitas perusahaan,” ujar Direktur Utama PT Askrindo, M Fankar Umran, dalam pernyataan resmi yang diterbitkan di Jakarta.

Menurut Fankar, kegiatan yang dilakukan Askrindo selama perayaan Idul Adha bertujuan untuk menyampaikan pesan keikhlasan, semangat berbagi, dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa selain menjadi bentuk kepedulian, program ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan keterlibatan perusahaan dengan masyarakat di berbagai daerah.

Kota-kota yang menjadi sasaran penyaluran hewan kurban oleh Askrindo mencakup Jakarta, Bandung, Banjarmasin, Batam, Bekasi, Bengkulu, Denpasar, Gorontalo, Jambi, Jayapura, Kisaran, Kupang, Madiun Makassar, Malang, Mataram, Medan, Padang, Padang Sidempuan, Palembang, Palu, Pangkal Pinang, Semarang, Sukabumi, Surabaya, Tasikmalaya, dan Tegal. Dengan menjangkau 30 kota, Askrindo mencoba menutupi kebutuhan masyarakat yang terdampak ekonomi serta memperkuat keberadaan mereka sebagai mitra lokal.

Salah satu aspek penting dari kegiatan ini adalah keterlibatan Askrindo dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Fankar menjelaskan bahwa ini bukan hanya untuk memenuhi kewajiban sosial perusahaan, tetapi juga untuk menciptakan keberlanjutan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, program ini juga sejalan dengan implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), khususnya pada pilar sosial.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak langsung dalam bentuk bantuan daging kurban, tetapi juga menjadi contoh bagaimana perusahaan dapat menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan,” tambah R Mahelan Prabantarikso, Direktur Kepatuhan, SDM, dan Manajemen Risiko Askrindo.

Mahelan menambahkan bahwa kegiatan Idul Adha juga menjadi momentum untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), terutama TPB 1 (tanpa kemiskinan), TPB 2 (tanpa kelaparan), serta TPB 3 (kehidupan sehat dan sejahtera). Ia menjelaskan bahwa Askrindo berkomitmen untuk terus berkontribusi pada pembangunan sosial, baik melalui program jangka pendek maupun jangka panjang.

Dalam kegiatan tersebut, Askrindo juga memperhatikan aspek keberlanjutan. Mahelan menekankan bahwa distribusi hewan kurban dilakukan secara transparan, dengan memastikan bahwa setiap satuan daging disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Proses ini diawasi untuk meminimalkan risiko penggunaan dana yang tidak optimal, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kegiatan sosial yang dilakukan perusahaan.

Selain itu, program ini menjadi bagian dari strategi Askrindo untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mahelan menjelaskan bahwa kegiatan Idul Adha tahun ini tidak hanya berfokus pada distribusi daging, tetapi juga menyediakan pelatihan dan bantuan teknis kepada masyarakat yang terlibat dalam proses penyaluran. Hal ini bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya secara lebih efektif.

“Kami berharap semangat Idul Adha dapat menjadi energi positif yang mendorong Askrindo untuk terus meningkatkan kontribusi sosial dan lingkungan, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial perusahaan,” ujar Mahelan.

Kemitraan Askrindo dengan masyarakat lokal juga menjadi fokus dalam kegiatan ini. Selama penyembelihan hewan kurban, perusahaan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti masyarakat sekitar, organisasi sosial, dan mitra lokal lainnya. Hal ini memastikan bahwa kegiatan tidak hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan.

Menurut Fankar, Askrindo berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada pertumbuhan finansial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam menciptakan kesejahteraan sosial. Ia menambahkan bahwa distribusi hewan kurban merupakan salah satu dari berbagai program yang dijalankan perusahaan, termasuk peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan pelatihan kerja.

Dalam menjalankan program TJSL, Askrindo juga memperhatikan dampak lingkungan. Selama proses penyembelihan hewan, perusahaan memastikan bahwa praktik yang dijalankan tidak merusak ekosistem sekitar. Penggunaan bahan baku yang ramah lingkungan serta pengelolaan limbah yang efisien menjadi bagian dari upaya ini.

Kelancaran kegiatan Idul Adha tahun ini juga didukung oleh kegiatan rutin yang telah dijalankan Askrindo sebelumnya. Beberapa program seperti donasi pendidikan, pembangunan fasilitas kesehatan, dan pelatihan pengembangan usaha masyarakat telah menjadi fondasi yang memperkuat keberlanjutan kontribusi perusahaan.

Mahelan menegaskan bahwa semangat Idul Adha selama ini menjadi pengingat bagi Askrindo untuk tidak hanya meraih keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ia menyatakan bahwa program TJSL akan terus ditingkatkan, dengan harapan mampu menciptakan perubahan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat di berbagai wilayah.

Sebagai bagian dari holding Indonesia Financial Group, Askrindo juga berharap kegiatan Idul Adha ini menjadi contoh bagaimana perusahaan-perusahaan besar dapat terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Dengan memperkuat komitmen terhadap ESG, Askrindo menunjukkan bahwa kesuksesan bisnis tidak terlepas dari peran yang dimainkan dalam pengembangan sosial dan lingkungan.

Lebih lanjut, Mahelan menjelaskan bahwa program TJSL juga menjadi sarana untuk menyebarluaskan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian. Ia menambahkan bahwa Askrindo terus berupaya untuk menjadi mitra yang aktif dalam berbagai inisiatif yang berdampak sosial, termasuk dalam penanganan isu-isu yang relevan dengan SDGs. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari budaya perusahaan, tetapi juga menjadi bentuk partisipasi dalam upaya global menuju kehidupan yang lebih baik.

Distribusi 59 hewan kurban tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Daging hasil kurban akan dibagikan kepada warga yang tergolong miskin, serta keluarga yang memerlukan bantuan pangan. Mahelan menegaskan bahwa Askrindo tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menjaga keberlanjutan manfaat tersebut dengan memastikan bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk memanfaatkan bantuan secara optimal.

Sebagai penutup, Fankar Umran menyampaikan bahwa Idul Adha adalah momen yang tepat untuk menegaskan komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi terhadap masyarakat. Ia berharap program ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk mengejar tujuan sosial yang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *