Hasil Pertemuan: Trump: Perundingan dengan Iran bisa dilanjutkan dua hari ke depan

Trump: Perundingan dengan Iran bisa dilanjutkan dua hari ke depan

Kemungkinan Perundingan Dengan Iran

Dalam upaya memulai kembali diskusi antara Iran dan Amerika Serikat, Presiden Donald Trump menyatakan harapan bahwa proses tersebut dapat dimulai dalam dua hari mendatang. Pernyataan ini diucapkan selama wawancara telepon dengan New York Post, Selasa. Meski optimis, Trump juga menunjukkan fleksibilitas dengan menyebut peluang untuk melanjutkan perundingan ke lokasi lain jika diperlukan.

“Sesuatu bisa terjadi dalam dua hari ke depan,” kata Trump. Dalam konteks ini, ia merujuk pada peran Marsekal Lapangan Pakistan, Jenderal Asim Munir, yang dikenal memiliki hubungan baik dengan Trump ketika sebelumnya membantu menengahi konflik antara Pakistan dan India tahun lalu. “Dia fantastis, dan karena itu kemungkinan besar kami akan kembali ke sana,” tambahnya.

Sebelumnya, Trump juga menyatakan bahwa perundingan mungkin dipindahkan ke tempat lain. Hal ini diungkapkan dalam panggilan telepon terpisah dengan media tersebut. “Kami sudah mulai mempertimbangkan lokasi alternatif (untuk perundingan),” jelasnya. Namun, tidak ada penjelasan yang jelas mengapa perubahan tersebut terjadi.

Konteks Perang dan Harga Minyak

Perang yang melibatkan Iran, AS, dan Israel telah memengaruhi harga minyak global. Blokade Selat Hormuz oleh Teheran menjadi salah satu faktor yang memicu kenaikan harga. Meski demikian, perundingan awal antara Iran dan AS di Islamabad pekan lalu gagal mencapai kesepakatan. Akibatnya, Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk mengambil tindakan terhadap jalur maritim strategis tersebut.

Kritik terhadap Negara Eropa

Tidak hanya AS, negara-negara Eropa juga mendapat sorotan karena sikap mereka. Trump menyalahkan mereka atas penolakan untuk berpartisipasi dalam upaya membuka kembali Selat Hormuz. Di sisi lain, banyak pemimpin Eropa justru menyoroti kebijakan Trump yang langsung bertindak melawan Iran tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Sekretaris Gedung Putih mengonfirmasi bahwa diskusi lanjutan dengan Iran masih dalam pertimbangan. “Pembicaraan berikutnya sedang dibahas, tetapi belum ada jadwal yang tetap ditetapkan saat ini,” kata pejabat tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *