Main Agenda: PT Medela Potentia bagikan dividen tahun 2025 sebesar Rp176,56 miliar

PT Medela Potentia Bagikan Dividen 2025 Rp176,56 Miliar

Main Agenda – Jakarta – PT Medela Potentia Tbk (MDLA) resmi memberikan dividen tunai tahun 2025 senilai Rp176,56 miliar. Pembagian ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa (12 Mei) di Jakarta. Nilai dividen per saham mencapai Rp12,6, naik dari Rp10,3 pada tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan peningkatan 28,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024, di mana perseroan hanya menetapkan 40 persen dari laba bersih.

Strategi Dividen dan Perubahan Kebijakan

Kenaikan dividen 5 persen dari kebijakan tahun sebelumnya menandakan komitmen perusahaan untuk meningkatkan keuntungan bagi pemegang saham. Sekretaris Perusahaan PT Medela Potentia Tbk, Wimala Widjaja, menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada perbaikan kinerja keuangan dan pengelolaan dana yang lebih optimal. “Kami mempertahankan dividen reguler sebesar 40 persen dari laba bersih, sekaligus menambahkan dividen tambahan sebesar 5 persen,” ujarnya. Total pembagian dividen mencapai Rp12,6 per saham, dengan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2024.

“Dengan kinerja yang lebih baik, kami yakin peningkatan dividen dapat memberikan dampak positif bagi kepuasan investor dan mendorong stabilitas pasar,” tambah Wimala. Perseroan juga menekankan bahwa keputusan ini sejalan dengan visi Main Agenda untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui kebijakan distribusi yang lebih atraktif.

Peningkatan Kinerja Ekonomi Tahun 2026

PT Medela Potentia Tbk mencatatkan pertumbuhan positif dalam kuartal pertama tahun 2026, di mana pendapatan naik sebesar 3,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih perusahaan meningkat 7,4 persen menjadi Rp119,32 miliar. Peningkatan ini terjadi meskipun kondisi ekonomi Indonesia masih menghadapi tantangan, termasuk inflasi dan perubahan kebijakan moneter.

Direktur Utama baru, Juliwaty, mengungkapkan bahwa peningkatan penjualan produk farmasi menjadi faktor utama dalam kinerja yang membaik. “Kami fokus pada ekspansi pasar dan pengoptimalan operasional untuk memastikan pertumbuhan yang konsisten,” jelas Juliwaty. Selain itu, perusahaan juga mendorong diversifikasi produk guna memperkuat posisi di pasar yang kompetitif.

Analisis Penjualan dan Kontribusi Sektor

Menurut keterangan resmi, penjualan neto hingga 31 Maret 2026 mencapai Rp4,03 triliun, naik dari Rp3,9 triliun tahun sebelumnya. Kontribusi terbesar datang dari sektor farmasi, yang mencapai Rp3,26 triliun, meningkat 20 persen dibandingkan kuartal I 2025. Sementara itu, penjualan produk kesehatan seperti alat medis mencapai Rp394,5 miliar, serta sektor konsumsi kesehatan yang memiliki pertumbuhan moderat.

Wimala Widjaja menambahkan bahwa peningkatan pendapatan bersih menjadi Rp119,32 miliar didukung oleh strategi pemasaran yang lebih agresif dan keberhasilan dalam menjangkau segmen pasar baru. “Main Agenda berkomitmen untuk terus memperkuat posisi kami sebagai pemain utama di industri kesehatan,” tegasnya. Keberhasilan ini diperkuat oleh perbaikan struktur biaya dan efisiensi operasional di seluruh rantai pasok.

Perspektif Investor dan Pasar

Pembagian dividen yang lebih besar menjadi perhatian utama bagi investor dan analis pasar. Dividen tahun 2025, sebesar Rp176,56 miliar, dipercaya dapat meningkatkan daya tarik perseroan di tengah volatilitas pasar saham. “Main Agenda menunjukkan kestabilan finansial, sehingga bisa menjadi pilihan investasi yang menarik,” kata seorang analis pasar. Perusahaan juga menawarkan saham baru dalam rangka mendukung ekspansi bisnis di wilayah timur Indonesia.

Di sisi lain, kepemilikan saham perseroan tetap stabil, dengan total saham mencapai 1.17 miliar lembar. Wimala Widjaja menilai keputusan dividen ini menjadi momentum untuk menarik minat investor jangka panjang. “Dengan kebijakan yang konsisten, kami yakin bisa membangun kepercayaan pasar dan memperkuat kinerja jangka pendek serta jangka panjang,” jelasnya. Main Agenda juga berharap pendapatan akan terus meningkat seiring pengembangan strategi pemasaran yang lebih inovatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *