Hukum kemarin, Rektorat Unsoed digeledah hingga praperadilan eks BGN

2 days ago  ·  4 min read
By Karen Martinez - pemandanganindah.com

Rektorat Unsoed Digeledah, Praperadilan Ditolak, hingga Emas Lansia Dicuri untuk Judi Online: Lima Peristiwa Hukum Senin (24/8)

Pemandanganindah.com – Perkembangan hukum di Indonesia pada Senin (24/8) menghadirkan rangkaian peristiwa yang menyentuh berbagai sektor, dari dunia pendidikan tinggi hingga pemberantasan narkotika. Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan besar-besaran di delapan lokasi sekaligus Rektorat Universitas Jenderal Soedirman, sementara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menutup pintu bagi upaya praperadilan seorang mantan pejabat negara. Di sisi lain, aparat penegak hukum juga mengungkap kasus pencurian perhiasan bernilai ratusan juta rupiah di Jawa Timur serta menggagalkan peredaran obat anestesia dalam jumlah besar di Riau.

KPK Sita Dokumen dari Delapan Rumah dan Rektorat Unsoed

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah catatan, berkas, serta barang bukti elektronik setelah melakukan penggeledahan di delapan rumah dan kantor Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan praktik titipan dan pengondisian dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan kepada para jurnalis di Jakarta bahwa penggeledahan tersebut menyasar dokumen yang berkaitan langsung dengan mekanisme seleksi mahasiswa baru. Praktik titipan dan pengondisian, yang selama ini kerap menjadi sorotan publik di lingkungan perguruan tinggi negeri, kini mendapat perhatian serius dari lembaga antikorupsi. Penemuan barang bukti elektronik menunjukkan bahwa penyidik tidak hanya mengejar dokumen fisik, tetapi juga jejak digital yang dapat mengungkap alur komunikasi dan keputusan di balik proses seleksi.

“Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita beberapa catatan, dokumen, dan barang bukti elektronik terkait adanya dugaan titipan dan pengondisian penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.”

Penyitaan dari delapan lokasi sekaligus mengindikasikan bahwa lingkup dugaan praktik tersebut tidak terbatas pada satu individu atau satu unit kerja. Implikasinya, proses penerimaan mahasiswa jalur mandiri di Unsoed berpotensi menjadi sorotan publik hingga seluruh rangkaian penyidikan rampung.

PN Jakpus Tolak Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan tidak berwenang mengadili permohonan praperadilan yang diajukan Lodewyk Pusung, mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), terkait kasus dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hakim tunggal Firman Akbar menilai perkara yang menjadi dasar upaya hukum tersebut tidak termasuk wilayah hukum PN Jakpus.

“Mengabulkan eksepsi Termohon (Kejaksaan Agung) mengenai kewenangan mengadili.”

Keputusan ini berarti Lodewyk Pusung harus mencari jalur praperadilan di pengadilan yang memiliki yurisdiksi sesuai tempat perkara diperiksa. Bagi publik, penolakan berbasis kewenangan ini bukan berarti perkara korupsi MBG sendiri gugur; yang tertunda hanyalah mekanisme praperadilan. Program MBG, yang menjadi salah satu agenda prioritas nasional, terus menjadi perhatian karena melibatkan anggaran besar dan distribusi logistik ke seluruh pelosok negeri.

KPK: Stafsus Menteri Kehutanan Tidak Hadir sebagai Saksi

KPK mengungkapkan bahwa Andi Saiful Haq, Staf Khusus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, tidak memenuhi panggilan sebagai saksi pada 21 Agustus 2026. Budi Prasetyo menegaskan bahwa saksi yang dimaksud tidak hadir di ruang pemeriksaan.

“Saksi dimaksud tidak hadir.”

Ketiadaan seorang saksi yang dipanggil secara resmi dapat memperlambat proses penyidikan atau persidangan. Dalam konteks hukum acara, pemanggilan saksi merupakan kewenangan lembaga penegak hukum, dan ketidakhadiran tanpa alasan yang sah dapat berimplikasi pada langkah lanjutan yang diambil penyidik atau hakim.

Polisi Pacitan Ungkap Pencurian Emas Lansia untuk Judi Online

Polres Pacitan, Jawa Timur, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan perhiasan emas di rumah seorang lansia warga Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan. Nilai kerugian ditaksir sekitar Rp350 juta. Seorang tersangka berinisial S berhasil ditangkap setelah penyidik menelusuri jejak penjualan perhiasan milik korban.

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menjelaskan bahwa tersangka diduga menghabiskan hasil kejahatan untuk bermain judi online. Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan yang menargetkan kelompok rentan, khususnya lansia yang tinggal di wilayah pedesaan. Nilai kerugian ratusan juta rupiah dari satu rumah menunjukkan bahwa perhiasan emas masih menjadi aset likuid yang menarik bagi pelaku kejahatan, sementara ketergantungan pada judi daring memperparah motif ekonomi di balik tindak pidana.

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 857 Cartridge Etomidate di Dumai

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika berupa 857 cartridge berisi etomidate di Dumai, Riau. Direktur Tindak Pidana Narkoba Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso menyatakan bahwa satu tersangka telah ditetapkan, yaitu AG yang berperan sebagai kurir.

Etomidate merupakan agen anestesia intravena yang dalam beberapa tahun terakhir kerap ditemukan dalam kasus peredaran gelap karena efeknya yang cepat dan relatif mudah disamarkan sebagai obat biasa. Penemuan ratusan cartridge sekaligus di Dumai, sebuah kota pelabuhan di pesisir Riau, menggarisbawahi peran jalur pesisir sebagai titik masuk barang-barang yang diperdagangkan secara ilegal. Penetapan kurir sebagai tersangka membuka peluang penyidikan untuk menelusuri jaringan pemasok dan penerima di hulu rantai distribusi.

Kelima peristiwa hukum ini memperlihatkan bahwa pada satu hari yang sama, aparat penegak hukum bergerak di berbagai front: dari ruang rektorat universitas, ruang sidang pengadilan, rumah warga di pedesaan, hingga pelabuhan di pesisir Riau. Setiap kasus membawa implikasi tersendiri bagi kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan, program sosial negara, perlindungan kelompok rentan, dan pemberantasan narkotika.

Frequently Asked Questions

What is Hukum kemarin Rektorat Unsoed digeledah hingga?

Hukum kemarin Rektorat Unsoed digeledah hingga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Hukum kemarin Rektorat Unsoed digeledah hingga matter?

Hukum kemarin Rektorat Unsoed digeledah hingga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

More from this category