Oknum AVSEC Bandara Supadio dipecat usai kasus penyelundupan barang

Oknum AVSEC Bandara Supadio Dipecat Usai Terlibat Kasus Penyelundupan

Oknum AVSEC Bandara Supadio dipecat usai – Pontianak, Kalimantan Barat—Manajemen Bandara Internasional Supadio kembali menunjukkan komitmen mengatasi korupsi dan memastikan lingkungan kerja tetap bersih setelah salah satu tenaga avsec dari perusahaan penyedia jasa dikaitkan dengan kasus penyelundupan barang terlarang pada 2026. Peristiwa ini menimbulkan kejutan bagi pengelola bandara dan masyarakat, karena oknum tersebut diduga menjadi peran kunci dalam upaya penyelundupan. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (AP Indonesia) di Bandara Supadio, Maya Damayanti, mengungkapkan bahwa tindakan tegas sudah diambil berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap individu tersebut.

Pemecatan karena Penyelundupan Barang Terlarang

Maya mengatakan, keputusan PHK diambil setelah pihak kepolisian Kalimantan Timur mengungkap kasus korupsi yang melibatkan oknum avsec. “Kami memutuskan untuk mengakhiri hubungan kerja dengan satu oknum alih daya karena terlibat dalam kasus penyelundupan barang terlarang yang diungkap oleh Polda Kalimantan Timur,” terangnya dalam wawancara di Sungai Raya, Sabtu. Menurut Maya, tindakan ini dilakukan melalui pemulangan ke instansi asal oknum tersebut pada 16 April 2026.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini, namun keputusan PHK adalah langkah yang tepat untuk menjaga kepercayaan publik terhadap layanan transportasi udara,” tambah Maya.

Oknum AVSEC Bukan Karyawan Tetap

Maya menjelaskan bahwa oknum yang dipecat bukan merupakan karyawan organik AP Indonesia, melainkan tenaga alih daya dari perusahaan penyedia jasa keamanan. Ia menegaskan bahwa selama ini manajemen Bandara Supadio memantau keberadaan personel yang diterjunkan dari luar perusahaan. “Oknum tersebut merupakan bagian dari kebijakan outsourcing, yang bertujuan meningkatkan fleksibilitas dalam layanan keamanan,” kata Maya.

Dalam menjalankan tugasnya, avsec bertanggung jawab atas pengawasan lalu lintas penumpang dan barang di area bandara. Tugas utama mereka adalah memastikan tidak ada barang ilegal yang lolos dari proses pemeriksaan. Maya menegaskan bahwa kasus ini menjadi pembelajaran penting untuk mengevaluasi sistem kerja di lingkungan bandara.

Dukungan Penuh terhadap Penyelidikan

Maya menyatakan bahwa manajemen Bandara Supadio memberikan dukungan penuh terhadap penyelidikan yang dilakukan Polda Kalimantan Timur. “Kami mengharapkan aparat penegak hukum melakukan investigasi secara transparan dan menyeluruh,” tambahnya. Dalam keterangan resmi, manajemen juga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada lembaga pemerintah yang berwenang.

“Kami yakin proses penyelidikan akan mengungkap semua fakta terkait kejadian ini, serta memberikan sanksi yang layak kepada pelaku,” ujar Maya.

Hasil Penyelidikan Tidak Temukan Keterlibatan Lain

Dalam rangkaian upaya menegakkan keadilan, Maya menyebutkan bahwa penyelidikan sementara menunjukkan tidak ada keterlibatan personel lain di lingkungan Bandara Supadio. “Setelah pemeriksaan dilakukan, semua pihak dijauhkan dari dugaan kesalahan dalam kasus ini,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa hasil ini memberikan rasa lega karena menunjukkan koordinasi yang baik antara manajemen bandara dan lembaga penegak hukum.

Kasus ini juga memicu manajemen untuk memperketat pengawasan terhadap seluruh personel, baik yang berasal dari dalam maupun luar perusahaan. Maya menegaskan bahwa langkah-langkah ini akan dilakukan sebagai bentuk pencegahan agar tidak terulang kembali. “Kami akan menerapkan lebih banyak mekanisme pemantauan, termasuk pemeriksaan latar belakang karyawan secara rutin,” tukasnya.

Langkah Peningkatan Kinerja

Menurut Maya, kejadian penyelundupan ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengawasan di Bandara Supadio. Ia menyebutkan bahwa pihaknya akan menerapkan program pelatihan intensif bagi semua personel, khususnya yang berada di bagian keamanan. “Selain itu, kami juga akan meningkatkan komunikasi dengan pihak kepolisian dan masyarakat untuk memastikan transparansi dalam operasional bandara,” imbuhnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan tujuan Bandara Supadio untuk menjadi salah satu bandara terbaik di Indonesia dalam hal keamanan dan keselamatan. Maya menegaskan bahwa manajemen akan terus berupaya memperkuat sistem pengawasan secara keseluruhan, termasuk di area proses pemeriksaan barang dan penumpang.

Komitmen terhadap Kepatuhan Hukum

Maya menyoroti pentingnya kepatuhan hukum dalam menjaga kredibilitas Bandara Supadio. “Kami tidak akan menolerir tindakan korupsi atau pelanggaran lain yang dapat merusak reputasi bandara,” jelasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap peran kepolisian dan pemerintah daerah yang selama ini mendukung kegiatan Bandara Supadio.

“Kami berterima kasih kepada aparat penegak hukum dan pemerintah daerah yang aktif dalam memberikan bantuan untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan lancar dan adil,” tutur Maya.

Evaluasi Internal dan Penguatan Sistem

Menurut Maya, kasus ini akan menjadi bahan evaluasi internal yang mendalam. “Kami akan merevisi protokol kerja serta meningkatkan sistem pengawasan untuk meminimalkan risiko kejahatan terhadap barang dan penumpang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk respons terhadap kejadian yang telah terjadi.

Maya juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperbaiki kinerja dengan menerapkan teknologi pemantauan modern di seluruh area bandara. Selain itu, peningkatan kualitas personel akan dilakukan melalui pemilihan yang lebih ketat dan pengawasan berkala. “Kami ingin memastikan bahwa setiap oknum yang bekerja di Bandara Supadio memiliki kompetensi dan integritas yang memadai,” jelasnya.

Kasus penyelundupan ini tidak hanya memengaruhi operasional Bandara Supadio, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan di sektor transportasi udara. Maya menyatakan bahwa langkah-langkah yang diambil akan menjadi fondasi dalam menjaga kenyamanan pengguna jasa bandara, baik untuk wisatawan maupun calon penumpang.

Komitmen ke Depan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *